Di Balik Tema “Bersatu untuk Bangkit”, Aceh Tengah Butuh Kerja Nyata Pascabencana

Selasa, 17 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Namun program yang lahir dari kritik publik harus benar-benar menyentuh akar persoalan, terutama di desa-desa yang terdampak parah. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan sekadar hiburan pascabencana, tetapi pemulihan menyeluruh—fisik, sosial, ekonomi, dan ruhiyah.

Rumah yang rusak harus diperbaiki. Sarana-prasarana umum harus dipulihkan. Namun yang tak kalah penting adalah pemulihan trauma. Anak-anak yang menyaksikan banjir bandang, ibu-ibu yang kehilangan kebun, serta petani yang sawahnya tertimbun lumpur membutuhkan pendampingan psikososial yang terstruktur, bukan sekadar kegiatan insidental.

BACA JUGA...  ASN Pertanyakan Uang TC

Di titik inilah pemerintah kampung perlu diberdayakan kembali. Banyak aparatur desa di wilayah terdampak juga menjadi korban. Pemerintahan kampung jangan sampai lumpuh. Justru dari kampunglah kebangkitan dimulai—dengan pendekatan berbasis kearifan lokal.

Musyawarah, gotong royong, peran reje, imem kampung, dan tokoh adat harus kembali dihidupkan. Jangan sampai pemulihan hanya berpusat di kota, sementara kampung berjalan sendiri dengan daya seadanya.

BACA JUGA...  Bupati Ayah Wa Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo, Aceh Utara Terima Bantuan Rehabilitasi Sektor Perikanan

Seremoni HUT sudah tepat jika diarahkan pada substansi. Biarlah kemeriahan ditunda, tetapi program nyata dipercepat. Anggaran dan energi perlu difokuskan pada penguatan ketahanan warga. Jangan sampai tema “Bersatu untuk Bangkit” berhenti pada spanduk dan baliho.

Berita Terkait

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:10 WIB

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB