TAPAKTUAN | MA — Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS secepatnya merealisasikan janji untuk mengeruk sedimen di muara Kuala Wangi Tapaktuan.
Pengerukan lumpur padat yang disertai tumpukan sampah di muara “kuala busuk” Gampong Pasar itu dimulai, Selasa dan Rabu, (5-6/8/2025) dengan mengerahkan sejumlah alat berat dari BPBD dan Dinas Lingkungan Aceh Selatan.
Pemantauan mediaaceh.co.id, Rabu, (6/8/2025), dua personil BPBD berjibaku mengoperasikan alat berat yang dikerahkan untuk mempercepat pengerukan.
Sedimen yang dikeruk, langsung ditumpahkan ke dalam bak dum truck untuk dibuang sebagiannya ke lokasi penimbunan areal Alu-Alun Kota Tapaktuan.
Langkah cepat penanganan muara Kuala Wangi itu, mendapat apresiasi dari warga setempat dan sekaligus berharap agar Pemkab Asel melalui BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup setempat dapat menangani parit-parit dan drainase yang juga dipenuhi sampah.
Bila kolaborasi antara Pemkab, dinas terkait dan masyarakat akan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.
Sebelumnya, seusai menunaikan Salat Jumat di Masjid “Tuwoe” al-Khairiyah Gampong Padang Tapaktuan pada Jumat (25/7/2025) lalu, Bupati menyempatkan diri meninjau langsung lokasi tersebut.
Penyumbatan mulut Kuala Wangi itu, selama sering dikeluhkan masyarakat di 2-3 gampong yakni Gampong Hilir, Gamping Padang dan Gampong Pasar Tapaktuan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















