TAPAKTUAN | MA — Saat Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS menyampaikan komitmennya untuk memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), di daerahnya berembus isu adanya praktek yang menjurus kepada rasuah itu.
Sebagaimana direkam wartawan di Tapaktuan, Rabu, (7/5), pembicaraan tentang calon ASN yang akan menempati jabatan setingkat kepala dinas (OPD) di jajaran Pemkab Aceh Selatan.
Bupati H. Mirwan MS, diisukan sudah menyiapkan “orang-orangnya” yang akan dijadikan sebagai kepala dinas (SKPK), seperti Hernan (Kaban BKPSDM), Mudasir (Kalak BPBD) dan Cut Harnailis (Dinas Pertanian).
“Itu baru sebagian yang beredar di kalangan kami dan seandainya benar, jelas ada dugaan KKN,” kata seorang ASN yang enggan disebutkan namanya dengan alasan etika jabatan.
Menurutnya, dengan beredarnya isu tersebut, memberikan indikasi bahwa mereka yang digadang-gadang itu sudah dipersiapkan melalui praktek KKN.
Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS dengan tegas mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan “jual beli” dalam proses pergantian dan penempatan pejabat.
Sebagaimana pernyataannya, beberapa hari lalu, dia memperingatkan dengan keras agar oknum tim (maksudnya timses-red) tidak melakukan aksi pungli dengan iming-iming jabatan.





