Material lumpur yang tebal, tumpukan kayu, serta robohnya pohon dan tiang listrik membuat proses evakuasi dan penyaluran bantuan semakin sulit.
Melihat besarnya kerusakan dan keterbatasan sumber daya daerah, Bupati Aceh Utara secara tegas menyatakan bahwa pemerintah kabupaten tidak mampu menangani keadaan darurat ini tanpa dukungan dari pemerintah pusat.
“Kami memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto agar kiranya membantu penanganan banjir di Kabupaten Aceh Utara,” demikian isi surat tersebut.
Selain kepada Presiden Republik Indonesia, surat tersebut juga ditembuskan kepada Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, Menteri Dalam Negeri, Menteri PUPR, Menteri Sosial, Kepala BNPB, Gubernur Aceh, serta sejumlah lembaga terkait lainnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap bantuan segera diberikan untuk mempercepat penanganan darurat, evakuasi korban, serta pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir besar tersebut.(Sayed Panton)




