Sementara Pj Sekda Kabupaten Bener Meriah Armansyah, SE, M.Si, sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BI Perwakilan Lhokseumawe dalam terutama dalam memberi pemahaman khususnya bagi para pelaku UMKM yang ada di Bener Meriah dan Aceh Tengah.
“Pemkab Kabupaten Bener Meriah sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia atas diselenggarakannya kegiatan ini, semoga UMKM kita depannya lebih memahami tentang pengelolaan keuangan usahanya,” pungkas Armanysah.
Pj Bupati Aceh Tengah dalam sambutan tertuli yang dibacakan oleh Staf Ahli Pembangunan M. Thamrin Elashri Mohd Ali menyampaikan, dewasa ini, UMKM memiliki tantangan dan hambatan di lapangan salah satunya adalah kurang memanfaatkan pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan produk bagi konsumen.
Pemasaran produk harus dijalankan secara digital, dan dipasarkan secara meluas ke berbagai daerah, sama halnya dengan cara pembayaran dapat secara efesien dan praktis seperti dengan menggunakan layanan QRIS yang tersedia pada UMKM sendiri, ujar Pj Bupati Aceh Tengah dalam pidatonya.
Ia juga menyebutkan, pencatatan informasi keuangan atau yang di kenal dengan Aplikasi SIAPIK juga diperlukan, untuk mencatat secara rinci informasi mengenai kegiatan keuangan yang berlangsung, intinya UMKM harus dapat mengikuti perkembangan di era digitalisasi seperti saat ini, ucap Staf Ahli Pembangunan Kabupaten Aceh Tengah itu. (Kn/BM).
Halaman : 1 2















