TAKENGON (MA) – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lhokseumawe menggelar kegiatan Sosialisasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah serta pelatihan mengenai Quick Responden Code Indonesia Standar (QRIS) dan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa, (17/1/2023).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Perwakilan Lhokseumawe Gunawan, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Sekdakab Aceh Tengah, M. Thamrin Elashri Mohd Ali, SE, mewakili Pj Bupati Aceh Tengah.
Kepala Perwakilan BI Perwakilan Lhokseumawe Gunawan dalam sambutannya mengatakan, sebagai lembaga Negara, Bank Indonesia merupakan Bank Sentral Indonesia, yang memiliki tujuan untuk mencapai dan menjaga kestabilan nilai Rupiah.
Oleh karenanya, sebut Gunawan, Bank Indonesia mengajak masyarakat Indonesia untuk turut mengikuti kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah.
Lebih lanjut Gunawan menjelaskan, disamping hal tersebut, terkait dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan Pelatihan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi semua pihak dan stakeholder terkait.
Kegiatan yang diselenggarakan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengelola keuangan serta usaha yang dimiliki. Dia juga berharap kegiatan tersebut juga dapat di manfaatkan UMKM untuk pengembangan bisnis yang sedang dijalankan, ungkap Gunawan.
Kepala BI Perwakilan Lhokseumawe juga menjelaskan mengenai Undang-Undang No.7/2011 tentang Mata Uang menegaskan kedudukan rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah dalam perekonomian Nasional.
Pada bagian akhir sambutannya, Gunawan menandaskan, Gerakan cinta rupiah memang harus dibudayakan karena rupiah ini merupakan salah satu simbol negara dan juga pemersatu bangsa.




