BIREUEN (MA) – Kisah haru Nek Aisyah, seorang nenek tua yang tinggal di kawasan bekas konflik Aceh, tepatnya di Gampong Krueng Meusugob, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen atau di Wilayah Batee Iliek mendadak viral di media sosial (medsos) beberapa hari terakhir.
Kisah ini menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk aktivis dan tokoh masyarakat, salah satunya adalah Penggiat Sosial PSM Peduli Aceh Akmal Daud.
Berawal dari unggahan video di medsos menunjukkan kondisi memprihatinkan Nek Aisyah, video tersebut cepat menyebar dan mendapatkan perhatian luas.
Dalam video tersebut, terlihat Nek Aisyah tinggal di sebuah rumah yang hampir roboh dan hidup dalam keterbatasan tanpa bantuan yang memadai. Banyak netizen yang tergerak hatinya dan mulai menggalang dana untuk membantu Nek Aisyah.

Melihat video tersebut, Akmal Daud segera merespons dengan mengorganisir perjalanan ke lokasi tempat tinggal Nek Aisyah. Ia bersama tim relawan lainnya tiba di kawasan bekas konflik Aceh. Kedatangan mereka disambut haru oleh Nek Aisyah dan anaknya, serta aparat Gampong dan masyarakat lainnya, yang tak menyangka akan ada bantuan datang.




