“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Bila kesehatan fisik dan mental prajurit kokoh, maka setiap tugas negara akan dituntaskan dengan baik.”
[Letkol Inf Ade Munandar, Wakajasdam Kodam Iskandar Muda].
TERIK MATAHARI PAGI tak begitu menyengat, cahayanya mulai menanjak, suara hentakan sepatu dan napas tersengal-sengal terdengar ritmis di Lapangan Jenderal Sudirman, Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe.
Ratusan prajurit TNI berlari mengitari lintasan dengan semangat yang tak pernah padam. Keringat mereka menjadi saksi disiplin dan dedikasi, dua hal yang menjadi urat nadi seorang prajurit sejati.
Cek Garjas itu berlaku empat hari, sejak Senin 13 hingga Kamis 16 September 2025, pelataran Korem Lilawangsa menjadi arena ujian ketangguhan.
Wakil Kepala Jasmani Kodam Iskandar Muda (Wakajasdam IM), Letkol Inf Ade Munandar, turun langsung meninjau pelaksanaan tes kesegaran jasmani (Garjas) bagi para perwira, bintara, dan tamtama.
“Bagi prajurit, kesegaran jasmani adalah hal yang biasa. Rutinitas ini sudah menjadi napas kehidupan kami. Inilah salah satu ciri khas TNI: menjaga kebugaran dan stamina agar selalu prima,” ujar Letkol Ade sambil memantau jalannya lari 12 menit di sisi lapangan.
Ritme Ketangguhan yang Tak Pernah Padam





