BIREUEN | MA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyatakan telah menyiapkan rumah layak huni bagi para korban banjir yang selama ini masih bertahan di halaman Kantor Bupati Bireuen. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya diterima oleh para pengungsi yang tetap menuntut realisasi janji pemerintah terkait pembangunan hunian tetap.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara pemerintah daerah dengan wartawan liputan Bireuen yang digelar di Pendopo Bupati Bireuen, Jumat (13/03) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bireuen diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bireuen, Hanafiah, SP, CGCAE. Turut hadir Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Mursyidin, S.Sos., M.Sos., Kepala Pelaksana BPBD Bireuen Dodi Mardian, SE, MSM, serta Camat Peusangan Alfian, S.Sos.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Hanafiah menegaskan bahwa pemerintah daerah telah berupaya menyediakan tempat tinggal yang dinilai layak bagi para korban banjir agar mereka tidak lagi menetap di area perkantoran pemerintah.
“Pemerintah Kabupaten Bireuen telah menyiapkan rumah yang layak untuk ditempati para korban banjir. Tujuannya agar mereka bisa tinggal lebih nyaman dan tidak lagi berada di halaman kantor bupati,” ujar Hanafiah.





