Solusi Bangun Andalas Salurkan Bantuan ke Warga dan Wartawan

Minggu, 21 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 PT Solusi Bangun Andalas menyalurkan bantuan tanggap darurat ke Desa Semadap, Dusun Sejahtera Kampung Pipa, Kec. Kejuruan Muda, Kab. Aceh Tamiang. Foto: Ist

PT Solusi Bangun Andalas menyalurkan bantuan tanggap darurat ke Desa Semadap, Dusun Sejahtera Kampung Pipa, Kec. Kejuruan Muda, Kab. Aceh Tamiang. Foto: Ist

BANDA ACEH (MA) — PT Solusi Bangun Andalas (SBA) bersama Serikat Pekerja Semen Andalas (SPSA) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban banjir dan longsor di 18 kabupaten/kota di Aceh, termasuk wartawan terdampak yang mengalami kerusakan rumah dan peralatan kerja, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pemulihan pascabencana, Sabtu (21/12).

Bantuan tanggap darurat disalurkan ke sejumlah wilayah, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Takengon, Lhokseumawe, Pidie, Bireuen, dan Kota Langsa. Paket bantuan meliputi sembako, susu bayi, air bersih, perlengkapan kebersihan, genset, pompa air, toren air, ambal salat, hingga Al-Qur’an—kebutuhan yang mendesak bagi warga pascabanjir.

General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang melanda Aceh. Menurutnya, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril agar warga tidak merasa sendirian menghadapi musibah.

BACA JUGA...  Warning, Kasus Kekerasan Anak meningkat di Aceh

“Setiap bantuan yang kami bawa bukan hanya barang, tetapi juga bentuk empati dan solidaritas. Solusi Bangun Andalas akan terus hadir membantu masyarakat agar Aceh segera pulih kembali,” ujar Adi Santosa.

Apresiasi datang dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menilai bantuan dari SBA dan SPSA mencerminkan kuatnya semangat gotong royong di tengah bencana besar yang melanda wilayahnya.

“Di saat masyarakat kami terpukul akibat banjir, bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan komitmen perusahaan. Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang diberikan,” kata Armia Pahmi.

BACA JUGA...  Aceh Selatan Gondol Tiga Juara, Mampukah Bertahan?

Di balik dampak banjir terhadap permukiman warga, bencana juga menghantam kalangan jurnalis. Sejumlah wartawan di berbagai daerah mengalami kerusakan rumah, kehilangan kendaraan, serta rusaknya peralatan kerja. Namun di tengah keterbatasan itu, mereka tetap menjalankan tugas jurnalistik untuk menyampaikan informasi kepada publik.

Melihat kondisi tersebut, Solusi Bangun Andalas bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Aceh, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh, serta Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, menyalurkan bantuan khusus bagi wartawan terdampak di 18 kabupaten/kota.

Ketua PWI Provinsi Aceh, M. Nasir Nurdin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut. Ia menegaskan bahwa peran wartawan di tengah bencana sangat vital, meski mereka sendiri turut menjadi korban.

“Banyak rekan wartawan kehilangan rumah dan alat kerja, tetapi tetap meliput bencana. Mereka adalah pejuang informasi. Dukungan seperti ini sangat berarti agar arus informasi tetap berjalan dan masyarakat luas mengetahui kondisi Aceh pascabencana,” ujarnya.

BACA JUGA...  Birokrasi di Tengah Bencana

Solidaritas juga datang dari internal perusahaan. Para karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Semen Andalas turut menggalang bantuan sebagai wujud kepedulian bersama. Ketua SPSA, Syukurullah Jalil, menyebut aksi ini lahir dari kolaborasi pekerja, perusahaan, mitra, dan pemerintah daerah.

“Kami percaya, dengan kebersamaan dan saling menguatkan, Aceh akan bangkit dan pulih lebih kuat,” katanya.

Langkah Solusi Bangun Andalas menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan hadir nyata di saat masyarakat berada dalam kondisi paling sulit—menjadi penopang harapan di tengah lumpur dan genangan pascabanjir. (r)

Berita Terkait

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Konflik HGU Aceh Timur Memasuki Fase Kritis

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:26 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat melihat data administrasi terkait bantuan bencana di sebuah Laptop.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:44 WIB

PEMERINTAHAN

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:53 WIB

NANGGROE

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:41 WIB