Muhammad Hasbi Zaenal, sempat berucap “Aceh Hebat” saat memimpin rakor itu.
“Ini menjadi langkah besar bagi Baitul Mal untuk menjadi contoh terbaik pengelolaan zakat di Indonesia,” katanya.
Ketua Baitul Mal Aceh, Muhammad Haikal, menyambut baik pelaksanaan rakor di Tapaktuan yang telah lama ditunggu-tunggunya.
“Diharapkan Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan sebagai BMK yang menjadi Role Model Pilot Projects dari BAZNAS RI dengan beberapa program yang telah dan akan berjalan dapat diikuti oleh BMK lainnya,” katanya.
Rakor Baitul Mal Kabupaten/Kota se- Aceh itu, dihadiri jugal Resti Vurwarin selaku selaku Kepala Divisi Sistem dan Prosedur Direktorat Perencanaan ZIS DSKL Nasional BAZNAS R dan, Herlin selaku Peneliti Divisi Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI.
Dalam kesempatan tersebut, Kasek BMK Aceh Selatan Gusmawi Mustafa menyampaikan presentasi usulan program BAZNAS RI seperti, pembangunan rumah tidak layak huni (RUTILAHU), bantuan modal usaha dan pelatihan bidang perikanan, beasiswa bagi Siswa Siswi yang tidak mampu, pembangun pasar baru berupa kios jualan terbuka, pembangunan rumah sehat BAZNAS (RSB) berupa klinik utama dan pembangunan Mualaf Center.
“Kami menyampaikan bahwa hasil presentasi usulan program ke BAZNAS RI sebagai sarana menuju adanya komitmen sharing cost dari beberapa program yang ada di Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan dimana lahan tanah tersedia,” kata Gusmawi Mustafa.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















