Sebelumnya, para petani di Gampong Ruak, Alur Mas, dan Kampung Tinggi, Kecamatan Kluet Utara, mengeluhkan terganggunya pasokan air irigasi yang menyebabkan aktivitas pengolahan lahan terhenti. Padahal, dalam waktu dekat mereka berencana melakukan penanaman bibit padi untuk musim tanam tahun ini.
Menurut para petani, kondisi tersebut sangat ironis mengingat Irigasi Gunung Pudung yang dibangun pada tahun 1990–1991 merupakan salah satu infrastruktur pertanian terbesar di Aceh Selatan. Irigasi tersebut disebut mampu mengairi lebih dari 30.000 hektare lahan persawahan, namun dinilai belum mendapatkan penanganan serius dari instansi terkait.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Aceh melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan permanen agar pasokan air ke areal persawahan kembali normal dan tidak mengganggu musim tanam petani.(Maslow Kluet)




