Baru Tiga Hari Dikeruk, Intake Irigasi Gunung Pudung Kembali Mampet

Pintu intake Irigasi "raksasa" Asel yakni Irigasi Gunung Pudung di Kluet Utara kembali rusak dan tertimbun sedimen.(Foto/mediaadeh.co.id/istimewa).

Sebelumnya, para petani di Gampong Ruak, Alur Mas, dan Kampung Tinggi, Kecamatan Kluet Utara, mengeluhkan terganggunya pasokan air irigasi yang menyebabkan aktivitas pengolahan lahan terhenti. Padahal, dalam waktu dekat mereka berencana melakukan penanaman bibit padi untuk musim tanam tahun ini.

Menurut para petani, kondisi tersebut sangat ironis mengingat Irigasi Gunung Pudung yang dibangun pada tahun 1990–1991 merupakan salah satu infrastruktur pertanian terbesar di Aceh Selatan. Irigasi tersebut disebut mampu mengairi lebih dari 30.000 hektare lahan persawahan, namun dinilai belum mendapatkan penanganan serius dari instansi terkait.

BACA JUGA...  Polres Asel Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kabupaten 

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Aceh melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan permanen agar pasokan air ke areal persawahan kembali normal dan tidak mengganggu musim tanam petani.(Maslow Kluet)