Bantuan Rumah Belum Cair, Ini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara 

Juru bicara Pemkab Aceh Utara Tgk. Muntasir Ramli. Foto : Ist

“Setelah tahapan verifikasi dan validasi selesai, barulah masuk pada tahap terakhir, yaitu proses pencairan anggaran bantuan ke rekening masing-masing penerima,” jelasnya.

Menurut Muntasir, banyaknya pertanyaan masyarakat terkait kapan bantuan tersebut dicairkan merupakan hal yang wajar. Pasalnya, bencana banjir yang melanda Aceh Utara tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah, tetapi juga menghancurkan sumber penghidupan masyarakat.

BACA JUGA...  Camat Jaya Baru Lantik Lembaga Tuha Peut Gampong Bitai

“Pasca banjir, banyak warga kehilangan harta benda dan mata pencaharian. Baik di sektor pertanian maupun perikanan. Saat ini lebih dari 18.000 hektare sawah dan tambak warga masih tertimbun lumpur dan belum dapat direvitalisasi,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut juga telah dilaporkan langsung oleh Bupati Aceh Utara Ayah Wa kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, termasuk kepada Satgas penanganan bencana dan kementerian terkait. Selain kerusakan lahan pertanian dan tambak, banyak pula ternak milik warga yang mati serta tempat usaha masyarakat yang rusak akibat banjir.

BACA JUGA...  Kapolda Aceh Terima Audiensi Kadis Peternakan, Bahas Sinergi Jelang Idul Adha

Situasi ini semakin berat karena masyarakat kini tengah menghadapi momentum menjelang meugang dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Tentu para penyintas bencana sangat berharap bantuan ini segera diproses pencairannya, karena kebutuhan hidup semakin meningkat menjelang meugang dan lebaran,” ujarnya.