ACEH UTARA | MA — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Panton Labu dan sekitarnya pada Senin (14/7/2025) menyebabkan banjir meluas ke sejumlah kawasan permukiman warga. Hujan yang berlangsung sekitar satu jam lebih itu membuat air menggenangi jalan dan rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.
Genangan air merata di beberapa desa di kawasan Kecamatan Tanah Jambo Aye, antara lain Gampong Kota Panton Labu, Rawang Itek, Samakurok, Meunasah Panton Labu, hingga ke kawasan Cempedak. Sejumlah warga tampak sibuk menyelamatkan barang-barang mereka karena air masuk hingga ke dalam rumah.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh Utara sekaligus tokoh masyarakat setempat, H. Mukti Umar, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi ini. Menurutnya, banjir yang terus berulang di kawasan tersebut menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani secara menyeluruh.
“Supaya banjir ini tidak terus-terusan terjadi setiap hujan lebat, Pemkab Aceh Utara melalui Bupati H. Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, sudah mengusulkan pembangunan drainase induk ke pemerintah pusat,” ujar Mukti Umar, Selasa (15/7/2025).
Ia menjelaskan, usulan pembangunan drainase tersebut dirancang membentang sepanjang jalan nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya mulai dari Desa Rawang Itek hingga ke aliran Sungai Jambo Aye. Sistem drainase baru ini diharapkan mampu mengalirkan air hujan dengan lebih cepat ke sungai, sehingga tidak terjadi lagi genangan di pusat kota.




