Bangun Pendidikan Dengan Agama dan Budidaya Hidroponik
KUALASIMPANG (MA) – Cut Marlina, Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN 1) Kampung (Desa) Sriwijaya, Kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Provinsi Aceh. Membangun ‘doqma’ murid harus dimulai dari Agama dan bakat yang disesuaikan dengan kurikulum.
Agaknya, cita-cita seorang Cut Marlina sangat simpel dan sederhana, sebab untuk menumbuh kembangkan mental dan idiologi anak harus dimulai dengan pendidikan agama yang kokoh.

Baru kemudian mengembangkan bakat dan kemampuan para murid disekolah, mempraktikkan budidaya pertanian, disesuaikan dengan kurikulum di SDN 1 Sriwijaya. Mengingat Kabupaten Aceh berbasis perkebunan dan pertanian.
“Saya mulai menggemarkan para murid cinta Al Quran. Mengembangkan budidaya pertanian dengan sistim hidroponik. Ini saya lakukan untuk menguatkan Hablum Minnallah dan Hablum Minannas,” jelas Cut Marlina.
Dirinya siap membangun SDN 1 Sriwijaya berbasis Iman dan Taqwa. Pertanian modern berbasis hidrponik. Disamping sebagai pengembangan, juga pusat pendidikan anak-anak di bidang pertanian modern.




