ACEH TAMIANG, (MA) | Badan Advokasi Indonesia (BAI) Cabang Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Diluar Bimtek Aparatur Pemerintah Kampung (APK), bertema ‘Wasbang dan Bela Negara’ yang dilaksanakan oleh lembaga Pusat Pengkajian dan Simulasi Kerja Aparatur Pemeruntah (PPSKAP) akan terus lakukan analisa terhadap Bimbingan Teknis (Bimtek) Aparatur Pemerintah Kampung yang dilaksanakan selama ini.
Analisa yang dilakukan BAI, baik tentang pelaksanaan, model kegiatan, event organizer, hingga aturan dan regulasi proporsional dalam penempatannya.
Apalagi, Terkait penggunaan Aggaran Alokasi Dana Desa (ADD) yang berada di bawah Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya untuk program Bimtek harus terus dilakukan analisa lebih dalam, agar manfaat yang diterima oleh Aparatur Pemerintahan Kampung (APK) dan masyarakat pada umumnya dapat terserap optimal.
Penegasan itu dikatakan ketua BAI Aceh Tamiang, Sawaluddin, SH kepada ajehdaily.id di Karang Baru pada Jum’at (31/1/2020). Agar mutu dan modul yang disampaikan pemateri dapat diserap optimal, dengan harapan para APK bisa mengimplementasikan secara baik dilapangan.
“Kami selama ini sangat gencar melakukan pemberitaan terkait dengan Bimtek yang diikuti oleh APK, namun bukan berarti melarang kegiatan tersebut, tetapi bagaimana dapat dilakukan sesuai dengan prosedur dan banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.




