oleh

Asosiasi PPKBD Layangkan Minta Maaf dan Klarifikasi Kepada Camat Peudada dan Bidan Desa

-SAGOE-784 views

Bireuen (MA) – Sehubungan telah beredarnya surat tiga pekan yang lalu dari Ketua Asosiasi Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa dan Sub PPKBD Peudada, ditujukan kepada Camat Peudada pada tanggal 21 Januari, Perihal “Mohon Penyelesaian Masalah” dengan nomor surat : 01/UPTD-KB/I/2020.

Terkait hal tersebut diatas, Ketua Asosiasi Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa dan Sub PPKBD Peudada Hanum Alfia S.Sos kepada Media AtjehDayli.id, Kamis 27 Februari 2020 setelah selesai Musyawarah penyelesaian perdamaian dan telah kita memohon maaf (Rekonsiliasi) di halaman Aula Kantor Camat Peudada beberapa hari yang lalu.

Ketua Asosiasi Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa dan Sub PPKBD Peudada, saya atas nama Hanum Alfia PPKBD dibawah Sekretariat UPT-DPMG-KB Kecamatan Peudada serta atas nama seluruh jajarannya meminta maaf kepada Camat Peudada dan teman teman para Bidan Desa/Gampong Menasah Rabo, Bides Gampong Matang Reuleut, Bides Gampong Paya Barat, Bides Gampong Menasah Teungoh, Bides Gampong Menasah Alue, dan Bides Gampong Cot Kruet atas keresahan para Pimpinan Kecamatan Peudada, kepala Pukesmas Peudada serta rekan rekan para Bidan dalam beberpa desa seperti tersebut diatas.

Baca Juga : Puluhan Pejabat Eselon II Dan III Lingkup Pemkab Bireuen Dimutasi

Pasca keluarnya surat permintaan maaf terkait lampiran ” Permohonan Maaf ” dari seluruh pengurus Asosiasi PPKBD dan Sub PPKBD Peudada. Dengan nomor 01/AS/PPKBD/II/2020. Bahwa pernyataan sikap ditunjukkan kepada ” Bapak Camat Peudada “, untuk mengklarifikasi kesalahan yang fatal kami atas kekeliruan sebagaimana mestinya dari pihak kami PPKBD Peudada yang langsumg saya tandatangan juga sekretaris saya atas nama Anidar.

Surat Lampiran Permintaan secara langsung atas nama Kamaliah, petugas PKB pada UPTD-DPMG-KB Kecamatan Peudada, “Permohonan Maaf “, Begitu juga saudara Mariza petugas PPKBD Peudada,telah meminta maaf,” Sebutnya ketua Hanum Alfia. Bahwa kejadian tersebut suatu bentuk kesalahan tanpa kami sengaja sebagai kesilafan kita selaku manusia yang tidak luput dari kesalahan dan dosa.

Surat Klarifikasi dan surat Permohonan Maaf yang telah kami tandatangan dalam surat permohonan maaf untuk kita luruskan pada publik sebagaimana mestinya daripada terjebak dalam perselisihan yang tidak bermanfaat untuk melayani kepentingan masyarakat, secara umum yang akan melakukan tugas perbantuan pada pembinaan kepada keluarga berencana yang ada dipelosok perdesaan se- Kecamatan Peudada.

Begitu juga telah kita kirimkan surat sebelumnya kepada seluruh intansi terkait, Kepala Pukesmas Peudada, Camat Peudada, Dinkes Bireuen, DPMGP-KB Bireuen, DPRK Bireuen dan DPR Aceh, BKKBN Bireuen, baik Pemerintah Kabupaten Bireuen maupun instansi terkait ditingkat Pemerintah Provinsi Aceh yang telah meresahkan dan mengganggu sinergisitas semua pihak, pasca keluarnya surat kami, ujarnya Hanum Alfia.

Dengan ini kami akan selalu memperbaiki dan melakukan koordinasi dan evaluasi segala bentuk keterbatasan, kekurangan dan potensi masalah serta kekeliruan kedepannya dengan rekan Bidan Desa sebagai patner dan mitra kerja kami di Kecamatan Peudada, khususnya.

“Insyaallah bisa sinergis dan kompak serta bisa lebih baik melaksanakan tugas, melalui etika komunikasi sesuai tupoksi dan kewenangan kita masing masing bisa lebih baik dengan sebenar benarnya, tanpa menimbulkan masalah perselisihan yang merugikan pihak lain, baik secara administrasi dalam mengabdi untuk masyarakat, bangsa, agama dan negara”. Tutup Ketua PPKBD Peudada Hanum Alfia. (Iqbal).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..