Aryos Nivada: Kepala Daerah Asal Independen Sering Bermasalah

Jumat, 10 Februari 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh l AP– Mengingat Pilkada 2017 sama seperti Pilkada 2012 lalu, sama-sama diikuti dari calon independen. Sebahagian besar masyarakat seperti tak tahu apa dan bagaimana kendala calon independen bila berkuasa, ini pandangan pengamat.

“Pandangan saya banyak kelemahan dalam mengelola pemerintahan nantinya. Hal ini disebabkan relasi antara eksekutif dan legislatif akan cenderung tidak harmonis. Dikarenakan tidak linear melalui kepartaian ketika majunya,” demikian penjelasan Pengamat Politik dan Keamann Aceh, Aryos Nivada, saat ditanyakan perihal kelemahan paslon independen, Kamis, 9 Febuari 2017.

BACA JUGA...  PKB Lakukan UKK Bacalon Kepala Daerah, Helmy Halim Salah Satunya 

Kata Aryos,  kandidat independen akan kesulitan membangun komumikasi politik dengan legislatif, ketika memperjuangkan kepentingan masyarakat berdasarkan kebutuhan publik.

“Bisa dipastikan apa yang direncanakan eksekutif tidak mudah direalisasikan karena perbedaan jalur sistemnya. Satu melalui partai satu independen,” kata Aryos.

Kelemahan lainnya sebut Aryos,  kepala daerah akan susah membangun komunikasi di level nasional karena dalam berkomunikasi pasti memerlukan jalur partai politik, terutama saat memperjuangkan angggaran dari APBN untuk di bawa ke daerannya.

BACA JUGA...  DEMA FISIP UIN Ar-Raniry : Elit Aceh Jangan Saling Buka Aib

“Memang ada keuntungan ketika masyarakat dipimpin dari kalangan independent, seperti intervensi politik partai pengusung dan pendukung tidak terlalu besar sekali, bisa dibilang sangat kecil,” ujarnya

Meskipun begitu,  bukan berarti calon independen bebas dari intervensi. Saat maju di pilkada,  calon independen juga butuh timses.

“Inilah yang akan bermain nantinya,” pungkas Aryos. (r)

BACA JUGA...  Abu Salam Tunjuk Umar Hakim Ilhami jadi Jubir KPA 'Luwa Nanggroe'

Berita Terkait

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Pak Nir Angkat Bicara Pada Acara Musda DPD Partai Demokrat Aceh 
Partai Aceh Satukan Langkah Politik Lewat Bimtek di Bireuen

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB