SABANG, MEDIAACEH.CO.ID – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang telah mencium aroma tak sedap dalam pengelolaan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang.
Dikabarkan penyidik Kejari Sabang, segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan adanya penyelewengan dana tersebut.
Informasi yang diperoleh media ini dari berbagai sumber menyebutkan, pengelolaan keuangan JKN di RSUD Kota Sabang disinyalir bermasalah. Pun demikian, tidak diketahui pasti berapa dan dalam kaitan apa saja dana dimaksud terjadi persoalan hingga perlu turun tangan penyidik.
Sementara sumber dari Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) menyebutkan sebelumnya pihak wakil rakyat Kota Sabang ini pun pernah mempertanyakan setoran dari pemotongan JKN untuk pemasukan kas daerah, akan tetapi alasan pihak rumah sakit dalam hal ini pengelolaan JKN belum selesai perincian dan administrasi lainnya.
“Kami beberapa waktu lalu pernah mempertanyakan kepada pihak pengelola dana JKN, namun alasan mereka masih menunggu rincian dan administrasi lainnya yang belum selesai,” sebut sumber media ini dari DPRK Sabang, belum lama ini.
Sebelumnya juga Kejaksaan Negeri Sabang, saat konferensi pers pada ekspos tahunan menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari berbagai pihak terkait pengelolaan keuangan dana JKN di RSUD Kota Sabang yang dinilai bermasalah.
Saat ini Kejari Sabang masih dalam proses pengumpulan bahan keterangan dan data yang akurat dan jika memang telah terjadi penyelewengan maka, pihaknya akan menindaklanjuti proses secara hukum.
“Kami sudah mencium aroma tak sedap terkait dana Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh pejabat di rumah sakit umum Sabang, tim kini sedang mengumpulkan data dan bukti-bukti dan jika adanya penyelewengan maka akan ditindaklanjuti secara hukum,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Choirun Parapat, SH, MH.
Masyarakat Sabang mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Sabang yang tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum, sehingga uang rakyat yang disulap oleh pihak-pihak tertentu dapat dikandaskan bahkan diselamatkan dari tikus-tikus bermoncong runcing dan tidak ada malunya.
“Kami masyarakat Sabang mengapresiasi Kejaksaan Negeri Sabang yang berkerja tidak pilih bulu, semoga para penjahat yang kerap memakan uang rakyat dapat ditangkap semuanya pasalnya, moncong mereka itu memang tidak ada malunya lagi meneleb uang rakyat,” ujar salah seorang masyarakat Sabang kepada media ini Senin (15/8/2022) yang namanya enggan dipublis. (Redaksi).




