Tentunya, pengalaman tersebut akan memudahkan alumnus Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1990 itu membawa Aceh Tamiang ke gerbang perubahan.
Terlebih lagi, dia punya spesialisasi di bidang sumber daya manusia (SDM). Tentunya, hal itu juga akan menjadi modal penting baginya dalam membangun dan memajukan SDM bila nanti terpilih sebagai Bupati Aceh Tamiang.
Hal tersebut juga sejalan dengan salah satu misi Armia Fahmi-Ismail, yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing melalui transformasi sosial secara merata.
Untuk mencapai misi tersebut, Armia Fahmi -Ismail akan menitikberatkan lima poin utama, yaitu; peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) yang mencakup peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup.
Kemudian, meningkatkan usia harapan hidup (UHH) dengan memperbaiki layanan kesehatan dan mengurangi angka kematian ibu dan anak melalui program kesehatan yang lebih efektif; menangani masalah kematian ibu dan anak melalui penurunan angka kematian ibu dan prevalensi stunting pada balita serta meningkatkan angka keberhasilan pengobatan.
Memperbaiki indeks pembangunan kualitas keluarga untuk menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan produktif; serta mengurangi indeks ketimpangan gender (IKG) agar perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan setara dalam berbagai aspek kehidupan.




