APEL Green Aceh Gugat Keterbukaan Informasi Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya ke KIA

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Yayasan APEL Green Aceh, Rahmad Syukur.

Direktur Yayasan APEL Green Aceh, Rahmad Syukur.

Dalam berbagai pemberitaan sebelumnya, investasi tersebut disebut akan dikembangkan di kawasan Beutong Ateuh melalui pembangunan industri pengolahan tembaga sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik. Proyek itu juga diklaim meliputi pembangunan kawasan industri seluas sekitar 5.000 hektare, pelabuhan, hingga pengembangan Bandar Udara Cut Nyak Dhien.

Selain itu, Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., pernah menyampaikan bahwa kerja sama investasi tersebut telah ditandatangani di hadapan notaris. Menurut APEL Green Aceh, pernyataan tersebut semestinya dapat dibuktikan melalui dokumen resmi yang dimiliki badan publik dan dapat diakses masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan.

BACA JUGA...  Pemerintah Kabupaten Bener Meriah Raih Anugerah Ini

Hingga kini, kata Rahmad, masyarakat belum memperoleh kepastian mengenai dokumen dasar investasi tersebut. Kondisi itu memunculkan berbagai pertanyaan, mulai dari siapa investor yang terlibat, sejauh mana tahapan investasi telah berjalan, bagaimana kajian lingkungan dan tata ruang dilakukan, hingga instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan.

“Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap investasi. Sebaliknya, ini merupakan bagian dari hak konstitusional masyarakat untuk mengetahui bagaimana kebijakan publik disusun dan dijalankan,” tegasnya.

BACA JUGA...  Ketua DPC Partai Demokrat: Terimakasih Masyarakat Nagan Raya 

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan
Anwar Tgk Rabo Pimpin PSI Aceh
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 September 2026 - 19:42 WIB

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Jumat, 11 September 2026 - 23:39 WIB

Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

Polri dan Pimred Perkuat Perlindungan Wartawan

Berita Terbaru

Cover: Ilustrasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas.

TAJUK

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:12 WIB

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB