Alat Berat DLH Bener Meriah Diperbaiki, Susnaini: Kita Harap Bisa Beroperasi 

Alat berat (Excavator) milik DLH Kabupaten Bener Meriah diperbaiki oleh mekanik, setelah 4 tahun mengalami kerusakan di Jalung, Kampung Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo.

BENER MERIAH (MA) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bener Meriah perbaiki satu unit alat berat jenis Excavator, sebelumnya alat berat tersebut mengalami kerusakan selama kurang lebih 4 (empat) tahun, kata Kepala Dinas LH Kabupaten Bener Meriah Susnaini, S.Ag, Jum’at (10/3/2023).

“Alhamdulillah, alat berat jenis Excavator milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bener Meriah, sudah kita perbaiki semoga bisa dioperasi kembali,” harap Susnaini, S.Ag.

Dikatakannya, kurang lebih 4 tahun lalu, Excavator DLH Kabupaten Bener Meriah yang diperbantukan untuk keperluan pembuatan atau penggalian parit penghalau gajah liar agar tidak memasuki lahan perkebunan dan pemukiman masyarakat Jalung, Kampung Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime dan keperluan lainnya. “Yang namanya alat (mesin) apabila tidak kita rawat dengan baik dan dicek secara berkala, ini bisa dipastikan akan mengalami kerusakan,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Haili Yoga Perkenalkan Produk UMKM ke Jajaran Kemendagri

“Yang namanya alat/mesin, agar bisa lebih awet, maka pemeliharaannya sedapat mungkin untuk lebih diperhatikan, disamping penggunaannya juga diatur,” kata mantan Kepala DP3AKB Kabupaten Bener Meriah tersebut.

Tambahnya lagi, kenapa alat yang pergunakan sering mengalami kerusakan, ya kerena itu tadi, pemeliharaannya kurang diperhatikan kemudian dikerjakan atau digunakan secara non stop.

Susnaini juga menyampaikan, untuk memperbaiki alat yang rusak, “kita dari DLH Kabupaten Bener Meriah mendatangkan mekanik, dan hari ini (Jum’at, 10/3) Excavator ini sudah bisa hidup, dan hari ini juga langsung kita bawah ke Kantor DLH Jalan Bandara Rembele Kampung Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, untuk pengecekan lebih lanjut sebelum kita operasionalkan kembali,” ujarnya.

BACA JUGA...  Nuzulul Qur’an di Bener Meriah, Hiasi Penutupan Festival Anak Sholeh

“Kita akan lakukan pengecekan lebih lanjut, kalau masih ada yang rusak akan dilakukan perbaikan secara maksimal sebelum kita operasikan kembali,” ucapnya.

Menurut Susnaini, melihat kondisi saat ini, dengan tingginya kebutuhan pengerjaan terutama dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah, dengan alat yang ada saat ini sangatlah tidak mendukung, oleh karenanya, “kita harus memperbaiki alat yang rusak ini, walaupun dengan biaya yang cukup besar, ini harus kita lakukan, mengingat volume kerja yang cukup berat sekarang ini,” pungkasnya.(Kn/BM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...