“Aceh Utara Bangkit”: Transformasi Wisata Sejarah Samudera Pasai Melalui Inovasi Digital

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE.,MM (Ayah Wa) saat launching QR program Wisata Bangkit.

Model penyajian seperti ini dinilai efektif untuk memberikan edukasi cepat, ringkas, dan akurat, sekaligus mendorong wisatawan membagikan pengalaman mereka di media sosial.

3. Gerakan Video Kreatif “1 Menit Tentang Pasai”

Inisiatif yang menggandeng talenta muda Aceh Utara ini mendorong lahirnya konten-konten video berdurasi satu menit yang bercerita tentang sejarah Pasai. Video-video ini diharapkan mampu menjangkau generasi digital yang cenderung menyukai konten singkat namun informatif.

BACA JUGA...  Rawa Gambut Tamiang: Surga Ekowisata Baru di Aceh yang Menyimpan Keindahan Alam dan Nilai Konservasi Tinggi

Gerakan ini bukan hanya bentuk promosi wisata, tetapi juga ruang kreatif bagi anak muda untuk berkontribusi dalam memperkenalkan sejarah daerah.

 

Dampak Ekonomi: Wisata Sebagai Sumber Penghidupan Baru

Bupati Ayah Wa menegaskan bahwa program “Aceh Utara Bangkit” bukan sekadar proyek pelestarian sejarah. Lebih jauh, ini adalah strategi untuk membuka pintu-pintu ekonomi baru bagi masyarakat.

BACA JUGA...  Kapolres Aceh Utara: Pejabat Baru Harus Tingkatkan Profesionalisme 

“Aceh Utara ini memiliki daya tarik yang besar—pantai bagus, sungai bagus, semua bagus. Hal ini tentu akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah, yang dilaksanakan dalam bingkai syariat Islam,” tegasnya.

Dengan adanya pembaruan informasi digital dan promosi yang lebih masif, sektor-sektor pendukung seperti kuliner, perhotelan, jasa transportasi, UMKM kerajinan, hingga homestay milik warga diproyeksikan mendapatkan imbas positif.