Aceh Bidik PAD dari Sentralisasi Industri B3 Medis, Tak Lagi Tergantung Sumut

Senin, 29 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Angka itu setara dengan 0,168 persen dari PAD Aceh yang pada 2024 mencapai sekitar Rp23,7 triliun.

“Kalau Aceh mampu mengelola sendiri, kita tidak hanya menghemat biaya angkut Rp4 miliar setahun, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru. Inilah multiplier effect nyata,” kata Drs. Syakir.

Sudah bertahun-tahun Aceh bergantung pada fasilitas luar daerah. Bahkan incinerator bantuan KLHK di Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, yang berkapasitas 300 kilogram per jam, hingga kini masih menunggu izin operasional dari pusat. Akibatnya, limbah Aceh masih terus “berwisata” ke Medan dan Jawa dengan ongkos selangit.

BACA JUGA...  Seorang Warga Gampong Panjupian Hanyut Diseret Gelombang Laut

Bandingkan dengan Sumatera Utara yang sejak 2018 sudah menikmati keberadaan fasilitas pengolahan limbah medis terintegrasi. Aceh tertinggal, dan ketertinggalan itu berarti kebocoran PAD.

Visi Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), tentang “Aceh Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan” kini menemukan momentum.

Pengangkatan Abu Salam sebagai Penasehat Gubernur lewat SK Nomor 800.1/1117/2025 bukan hanya keputusan politis, tetapi manuver diplomasi ekonomi.

BACA JUGA...  58 Tenaga Kependidikan Aceh Utara Terima SK PPPK Tahap I

Abu Salam, yang dikenal lihai menjalin hubungan lintas negara—dari kerjasama migas dengan Petronas hingga fasilitasi sistem pembayaran digital Bank Aceh—mendapat mandat untuk membuka keran investasi global di sektor pengelolaan limbah B3.

Berita Terkait

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
Musim Hujan Kembali, Faisal Rizal Desak Pusat Percepat Rehab-Rekon Aceh

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:41 WIB

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB