Aceh Berduka, Musik Pasar Malam Bergema, MI: Saya Salut Kepada Danrem Lilawangsa Acara Konser Diganti Tahlilan

Sabtu, 7 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pasar malam di Gampong Pante Breuh, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Sabtu malam, (7/9).

Suasana pasar malam di Gampong Pante Breuh, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Sabtu malam, (7/9).

LHOKSUKON (MA) Di tengah suasana duka yang mendalam atas meninggalnya ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop), masyarakat Aceh dikejutkan dengan keberlangsungan kegiatan pasar malam di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, yang diiringi dengan musik keras. Acara pasar malam tersebut diadakan di Gampong Pante Breuh pada Sabtu malam (7/9), malam pertama setelah kepergian Tu Sop.

BACA JUGA...  17 Industri di Aceh Utara dapat Sertifikat dari Dinas Ini

Tu Sop, ulama yang sangat dihormati dan dicintai masyarakat Aceh, meninggal pada Sabtu pagi (7/9) di Jakarta. Kehilangan beliau menjadi pukulan berat bagi banyak pihak, terutama di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi Syariat Islam.

Oleh karena itu, banyak yang menyayangkan keputusan panitia pasar malam yang tetap melanjutkan acara dengan alunan musik yang dianggap tidak pantas di tengah suasana berduka.

BACA JUGA...  Ketidakjelasan Dana Desa Gampong Meunasah Hagu, Baktiya Barat 

Pantauan media di lokasi menunjukkan ribuan masyarakat memadati area pasar malam, tampak tidak menghiraukan suasana duka yang tengah menyelimuti Aceh. Salah seorang pengunjung berinisial A menyampaikan kekecewaannya terhadap panitia acara tersebut.

“Pasar malam ini sungguh tidak menyenangkan, mengingat ulama kita baru saja meninggal dunia. Kita seharusnya menghormati kepergian beliau, bukan bersenang-senang seperti ini,” ujar A.

BACA JUGA...  Beredar Video Penganiayaan Siswa di Medsos, Netizen minta Penegak Hukum Tindak Pelaku

Berita Terkait

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam
Buaya Muncul, Warga Resah
Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB