Abu Salam Tegur Tiyong: Jangan Rusak Nilai Perdamaian Aceh!

Abu Salam Tegur Tiyong: Jangan Rusak Nilai Perdamaian Aceh!. (Foto/Dok : Umar Hakim/mediaaceh.co.id).

Ia mempertanyakan motivasi Tiyong yang seolah mengamini narasi ketidakstabilan Aceh.

“Sebagai mantan Panglima Wilayah, dia seharusnya tahu bahwa perdamaian Aceh adalah amanah yang kita emban bersama. Jika ada insiden kekerasan, itu bukan representasi dari seluruh Aceh atau eks-kombatan. Jangan jadikan beberapa peristiwa sebagai alasan untuk menghakimi seluruh rakyat Aceh,” ujarnya dengan nada kecewa.

BACA JUGA...  ​Kritik Denny Charter: Kesepakatan Dagang RI-AS Disetir Kepentingan Amerika

Abu Salam menutup pernyataannya dengan menyerukan semua pihak untuk menjaga narasi damai dan menghentikan provokasi yang tidak berdasar.

Ia juga meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk lebih tegas dalam menangani insiden yang terjadi.

“Pilkada 2024 adalah ujian kita semua untuk membuktikan bahwa Aceh sudah matang dalam berdemokrasi. Jangan ada yang mencoba memancing di air keruh, apalagi merusak perdamaian yang sudah kita perjuangkan,” tutup Abu Salam dengan nada tegas.

BACA JUGA...  Pilih Pemimpin Pro Rakyat, Bukan Pro Terhadap Kelompoknya

Reaksi Abu Salam menjadi pengingat bahwa perdamaian Aceh adalah hasil dari perjuangan kolektif yang harus dijaga bersama, tanpa terkecuali.

Tiyong, sebagai tokoh publik, diharapkan lebih bijak dalam membuat pernyataan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. [Umar Hakim].