oleh

Abi Muhib: Politik Itu Catatan

Banda Aceh (ADC)-Musyawarah Raya (MURA) PDA  (Partai Daerah Aceh) ke I telah berakhir. Namun bukan berarti semuanya telah berakhir, ada beberapa hal yang menjadi catatan penting partai berbasis dayah itu.salah satunya adalah ketidakhadiran beberapa tokoh penting Aceh dalam acara bertajuk “Menyongsong Aceh Hebat Dalam Bingkai Syariat”.yang berlangsung di Asrama Haji Banda Aceh, Sabtu-Minggu (25-26 Maret 2018) kemarin.

“Ingat, politik itu catatan,” ujar Tgk Muhibbussabri A Wahab, putra ulama besar Aceh, Abu Wahab Seulimuem ini di hadapan para kader partai yang kembali dipimpinnya itu.

Catatan demi catatan kata dia, wajib disimpan dalam perjalanan partai yang mengedepankan pelaksanaan syariat Islam di Aceh secara menyeluruh. Apalagi Partai Daerah Aceh diklaimnya sebagai partai para ulama.

“Kita telah memberi pesan kepada pemerintah, jangan sampai syariat Islam dilaksanakan tanpa rekom para ulama,” ujarnya.

PDA sebutnya akan mengawal pendidikan dayah dan pelaksanaan syariat Islam di Aceh. Apalagi partai yang telah dua kali ganti nama ini ikut membantu kemenangan pasangan cagub dan cawagub Aceh Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah dalam Pilgub Aceh Tahun 2017 lalu.

“Program program Dinas Syariat Islam dan Dinas Pendidikan Dayah itu harus selalu berkomunikasi dengan kita, terutama dalam menjaga paham Ahlussunnah waljamaah di Aceh,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Abi Muhib ini juga memberi catatan penting lainnya bagi para kader, yaitu tidak boleh bergantung kepada siapapun dalam memajukan partai.

“Sejak lahir, besar dan hingga sekarang kita tidak pernah bergantung kepada siapapun, namun dalam MURA ini kita telah kecewa karena orang yang jadi tempat kita bergantung telah membuat kita kecewa, untuk itu kita tidak boleh lagi bergantung kepada siapapun selalin kepada Allah Yang Maha Kuasa dan usaha kita sendiri,” ingatnya.

Selain dari itu, dia mengingatkan kepada kader untuk meningkatkan amal ibadah wajib dan sunnah dalam kehidupan sehari hari, melaksanakan sholat wajib tepat waktu dan selalu beramal saleh di mana pun berada.

“Kita bukan partai wani piro, kita partai para ulama, tunjukan militansi, komitmen dan loyalitas, insya Allah, PDA akan menang,” demikian pesan dia. “Politik itu catatan”. Tegas pria yang telah dua periode menjadi anggota DPR Aceh ini. (MU)

 

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..