Wagub: Pembayaran Klaim BPJS Masih Sering Lambat

Kamis, 29 Maret 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Nova Iriansyah dan Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Andayani Budi Lestari bersalaman.Foto: Ist

Wagub Nova Iriansyah dan Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Andayani Budi Lestari bersalaman.Foto: Ist

Banda Aceh (ADC)– Pemerintah Aceh dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama tentang penyelenggaraan jaminan kesehatan Aceh di ruang rapat Wakil Gubernur Aceh, Rabu (28/03/2018).

Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Andayani Budi Lestari.

Dalam sambutannya, Nova mengingatkan BPJS Kesehatan agar tidak terlambat melakukan pembayaran klaim pelayanan kesehatan.  Selama ini, kata Nova, masih banyak ditemui keterlambatan pembayaran klaim.

“Karna BPJS dan JKN sudah diperbaiki, ke depan kita harap tidak ada lagi keterlambatan pembayaran klaim, khususnya di Aceh,” kata Nova.

“Kita punya benang merah sejarah lahirnya BPJS, JKN, jadi wajar kalau kita minta kekhususan,” kata Nova lagi.

BACA JUGA...  Bupati Bireuen: Tunjukkan Ketulusan dan Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Nova percaya, untuk tahun 2018 tidak akan ada lagi keterlambatan, karena pola komunikasi Pemerintah Aceh dan BPJS Kesehatan sudah diperbaiki baik di tingkat regional maupun nasional.

“Kita sudah punya komitmen mengkomunikasikan setiap masalah di kesempatan pertema sesegera mungkin sehingga semua masalah bisa kita atasi bersama,” ujar Nova.

Nova juga menyampaikan bahwa masih banyak yang perlu dibenahi dan diperbaiki terkait penyelenggaraan jaminan kesehatan. Sosialisasi juga harus lebih gencar dilakukan kepada masyarakat.

“Kami meminta komitmen seluruh pihak, baik itu dari unsur Pemerintah maupun dari BPJS, dan juga pihak terkait lainnya, agar terus bekerja keras, sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa terus kita tingkatkan,” ujar Nova.

BACA JUGA...  Memiliki Historis, Bupati Abdya Kembangkan Padi Sigupai

Sementara itu, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Andayani Budi Lestari, mengatakan untuk tahun 2018, BPJS Kesehatan akan melaksanakan verifikasi digital. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi pertemuan atau diskusi antara dokter dengan pegawai BPJS karena sudah dilakukan dengan sistem.

“Kita berharap dengan verifikasi sistem ini, kalau rumah sakitnya mengajukan klaim dengan tertib dan benar serta lengkap, maka kami akan lebih cepat proses verifikasinya,” kata Andayani.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif, menyampaikan meskipun standar pelayanan yang ditetapkan BPJS antara tahun 2017 dan 2018 tetap sama, Pemerintah Aceh akan memberikan pelayanan tambahan di luar kerjasama yang sudah ditetapkan dengan BPJS.

BACA JUGA...  Petani Tersenyum di Samahani

“Jadi on-top nya, selain standar BPJS kita tambah pelayanan sesuai dengan kemampuan Pemerintah sebagaimana yang disampaikan wagub Aceh,” kata Hanif.

Pelayanan tambahan yang dimaksud adalah memberi layanan rujukan pasien dari daerah dengan 1 orang pendamping, di mana biaya trasportasi pulang-pergi ditanggung Pemerintah Aceh, termasuk biaya pemulangan jenazah, jika pasien yang dirujuk meninggal dunia.

Selain itu, pasien juga diberikan bantuan kursi roda, apabila terdapat indikasi medis di mana pasien memang wajib menggunakan kursi roda.

“Kita harap dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh, pelayanan kesehatan di Aceh akan lebih baik lagi,” ujar Hanif.  (r)

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB