Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, MA — Di tangan seorang perajin, sebilah logam bukan sekadar ditempa menjadi benda tajam. Ia dibentuk dengan ketelitian, diberi karakter, kemudian dipadukan dengan gagang dan sarung hingga menjelma menjadi sebuah karya yang menyimpan cerita.

Begitulah rencong hidup dalam kebudayaan Aceh.

Selama ini, rencong lebih dikenal sebagai senjata tradisional masyarakat Aceh. Namun, melihatnya hanya dari fungsi tersebut membuat sebagian kisah di balik benda ini menjadi terlewat.

BACA JUGA...  Cekmu Pertanyakan Surat Ijin Jabatan Plt Direktur Poltas

Pada bilahnya terdapat bentuk dan motif. Pada gagangnya terdapat keterampilan tangan. Pada sarungnya terdapat ornamen. Sementara di balik seluruh proses pembuatannya tersimpan pengetahuan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Rencong pada akhirnya bukan hanya tentang senjata. Ia juga merupakan bagian dari seni kriya sekaligus salah satu simbol identitas budaya Aceh.

BACA JUGA...  Kalender Event Wisata Aceh 2024 dan Sabang Festival Resmi Diluncurkan 

Ketelitian di Balik Sebilah Rencong

Membuat rencong membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menempa logam.

Perajin harus mengenali karakter bahan, membentuk bilah, mengolah gagang, membuat sarung, hingga memastikan seluruh bagian memiliki proporsi yang sesuai.

Pada rencong tertentu, nilai artistiknya semakin kuat karena adanya ukiran dan ornamen yang dikerjakan secara detail.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:29 WIB

Pengurus dan anggota PWI Simeulue berdiskusi dengan kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin pada acara perpisahan di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang, Kamis sore, 22 Oktober 2026. (Foto: Ricky PWI Simeulue)

RAGAM BERITA

Nasir Nurdin Silahturahmi, PWI Simeulue: Dua Periode 

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:20 WIB

RAGAM BERITA

PSI Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik 

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:11 WIB

Kakankemenag Aceh Utara H. Fadli, S. Ag., M. Si.

PEMERINTAHAN

Kakankemenag Aceh Utara Apresiasi Ayah Wa Sukseskan HSN 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:19 WIB