Gatot Sugiharto: Negara Harus Bedakan “Penambang Perut” dan “Penambang Keruk”

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua APRI Pusat Gatot Sugiharto.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Ketua APRI Pusat Gatot Sugiharto.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

JAKARTA | MA —  Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI), Gatot Sugiharto, menegaskan bahwa penambang rakyat tidak dapat disamakan dengan pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Menurutnya, penyamaan persepsi tersebut merupakan kekeliruan yang berpotensi merugikan masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan tradisional.

BACA JUGA...  Laskar Panglima Nanggroe Sambut Kemenangan Mualem - Dek Fadh: Ini Amanah Rakyat Aceh

Pernyataan itu disampaikan Gatot dalam siaran pers yang diterima sejumlah media, Jumat (24/7/2025). Ia menilai masih banyak penambang rakyat yang bekerja secara turun-temurun untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, namun hingga kini belum memiliki Izin Pertambangan Rakyat (IPR) karena terkendala lambatnya penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) serta minimnya sosialisasi mengenai mekanisme perizinan.

BACA JUGA...  4 Fraksi DPRA Terima Pertanggungjawaban Gubernur, KPA : Rakyat Jangan Lupa Catat dan Ingat !!

“Tidak semua penambang yang belum mengantongi IPR dapat langsung dicap sebagai pelaku pertambangan ilegal. Pertambangan rakyat yang belum memiliki izin akibat belum adanya WPR dan kurangnya sosialisasi tidak boleh disamakan secara gegabah dengan kejahatan PETI yang terorganisir,” ujar Gatot.

Ia menegaskan, penyamaan antara penambang rakyat dengan PETI bukan hanya menciptakan stigma negatif terhadap masyarakat lokal, tetapi juga berpotensi mengaburkan sasaran penegakan hukum. Menurutnya, aparat penegak hukum seharusnya lebih fokus menindak aktivitas pertambangan ilegal yang dijalankan secara terorganisir dan melibatkan pemodal besar.

BACA JUGA...  Ditlantas Polda Aceh Gelar Sosialisasi dan Soliditas TNI

Berita Terkait

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor
Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital
PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat
SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu
Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:25 WIB

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Rabu, 9 September 2026 - 22:53 WIB

Dinding Krueng Doy Ambruk, Jalan Warga Terancam Ikut Longsor

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

Pelatihan Jurnalistik di Aceh Selatan Bekali Pelajar Hadapi Persaingan Era Digital

Selasa, 8 September 2026 - 18:17 WIB

PPAB GMNI USK: Merah dalam Ideologi, Tegas dalam Perjuangan, Membangun Kader yang Berpihak pada Rakyat

Selasa, 8 September 2026 - 07:38 WIB

SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang

Berita Terbaru

Tgk Agam saat konferensi pers terkait tudingan kekerasan

HUKOM

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:25 WIB

PEMERINTAHAN

Sekda Aceh Barat Pimpin Pra Rapim DAK dan BKK

Rabu, 9 Sep 2026 - 23:00 WIB