Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana, BSMI Resmikan Klinik PPKR di Aceh Tamiang

“Kami ingin memastikan masyarakat Aceh Tamiang memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan gratis. Klinik ini bukan hanya hadir saat bencana, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan masyarakat dalam jangka panjang.”

[Apt. Juliansyah Putra, S.Farm. Penanggung Jawab Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang].

  • Soft launching Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang menjadi awal penguatan layanan kesehatan berbasis kemanusiaan. Tidak hanya menghadirkan dokter spesialis, klinik ini disiapkan sebagai pusat rehabilitasi kesehatan bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit setelah bencana hidrometeorologi.
BACA JUGA...  Yayasan Geutanyoe dan Save The Children Bagi Bantuan bagi Penyintas

BENCANA tidak berhenti ketika banjir surut. Setelah rumah-rumah dibersihkan dan jalan kembali dilalui kendaraan, masih ada pekerjaan yang jauh lebih panjang: memulihkan kesehatan masyarakat.

Di Aceh Tamiang, kebutuhan terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan tersendiri. Banyak warga membutuhkan pemeriksaan dokter spesialis, sementara akses terhadap pelayanan tersebut belum selalu mudah dijangkau, baik dari sisi jarak maupun biaya.

Kondisi itulah yang mendorong Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) menghadirkan Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) di Kabupaten Aceh Tamiang.