Aceh Tamiang Jadi Ruang Belajar Kepemimpinan Nasional Pascabencana

“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kepemimpinan yang komprehensif, holistik, dan integratif, mulai dari mitigasi, tanggap darurat hingga rekonstruksi,”

[Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bupati Aceh Tamiang].

  • Peserta PKN II Jawa Timur pelajari langsung penanganan bencana dan pemulihan sosial-ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang.
BACA JUGA...  SUNGAI YANG DITINGGALKAN NEGARA

BENCANA hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya menyisakan kerusakan dan duka bagi masyarakat.

Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, daerah perbatasan Aceh-Sumatra Utara itu justru menjadi ruang pembelajaran nasional tentang kepemimpinan, solidaritas, dan ketangguhan menghadapi krisis.

Momentum tersebut terlihat dalam kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Aula Setdakab Aceh Tamiang, pekan lalu.

PEMERINTAH Kabupaten Aceh Tamiang menerima kunjungan puluhan peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Setdakab Aceh Tamiang itu dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi. Selasa, 5 Mei 2026 lalu.