Aceh Tamiang Jadi Ruang Belajar Kepemimpinan Nasional Pascabencana

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Armia menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Aceh Tamiang sebagai lokasi visitasi kepemimpinan nasional.

Menurutnya, kehadiran para peserta menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat yang saat ini masih berupaya bangkit dari dampak bencana hidrometeorologi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan masyarakat, kami mengucapkan selamat datang. Kehadiran bapak dan ibu di daerah ini diharapkan dapat mempererat hubungan antardaerah serta menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit dan semakin kuat,” kata Armia.

Bupati menegaskan, proses pemulihan pascabencana tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan dukungan anggaran.

BACA JUGA...  Mesjid Agung Aceh Tamiang dan Kisah Heroikmu

Penanganan bencana, kata dia, membutuhkan kepemimpinan yang cepat, adaptif, serta mampu memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.

Data Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mencatat, bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak terhadap lebih dari 310 ribu jiwa atau sekitar 75 ribu kepala keluarga yang tersebar di 216 kampung dalam 12 kecamatan.

Menurut Armia, situasi tersebut menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan publik di tengah kondisi darurat.

BACA JUGA...  Menanti Kiamat Ekologi: Mengapa Banjir Bandang Aceh Tamiang akan Jauh Lebih Dahsyat di Masa Depan?

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini sejalan dengan dinamika era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang ditandai perubahan cepat, ketidakpastian, serta kompleksitas persoalan di berbagai sektor.

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

EKBIS

Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:03 WIB

FEATURE

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:44 WIB

FEATURE

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:34 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:17 WIB