UMKM di Bireuen Semakin Bergeliat, Omzet Melesat Berkat Program MBG

BIREUEN | MA —  Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak nyata bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya sektor home industri pangan. Satu-satunya yang dirasakan oleh UD. Raja Gizi, produsen tahu dan tempe yang berlokasi di Dusun Batee Timoh, Desa Cot Tarom Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen yang terpantau, Selasa (28/4).

BACA JUGA...  Siti Nadia: Cegah Learning Loss, Disdik Aceh Harus Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

Pemilik usaha mengungkapkan bahwa sejak menjadi salah satu supplier untuk SPPG MBG Lhok Awe Teungoh 3, permintaan produknya meningkat signifikan. Jika sebelumnya produksi berjalan normal untuk kebutuhan pasar lokal, kini pesanan datang secara rutin dalam jumlah besar.

“Alhamdulillah, sejak ada program MBG, penjualan kami meningkat pesat. Sekali pesan bisa sampai 16 papan tahu dan 200 potong tempe, bahkan dalam seminggu bisa sampai empat kali pemesanan,” ujarnya.

BACA JUGA...  Program Studi Peternakan Universitas Almuslim Mencetak Prestasi

Dari pantauan di lokasi, aktivitas produksi terlihat semakin intens. Proses pembuatan tahu dilakukan secara tradisional namun higienis, mulai dari pengolahan kedelai, pencetakan, hingga pemotongan. Tahu-tahu yang sudah jadi kemudian disusun rapi di rak untuk proses pendinginan sebelum didistribusikan. Sementara tempe diproduksi dengan teknik fermentasi yang dijaga kualitasnya agar tetap segar dan layak konsumsi