KETIKA RUMAH HILANG, UANG TAK BERMAKNA

Senin, 2 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Pak Prabowo kami mohon. Kami dari Desa Tanjung Gelumpang, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang, mohon pada Bapak Presiden Prabowo agar membuatkan huntara untuk kami semua, Pak Karena di desa kami rumah kami banyak yang tidak layak, banyak yang hanyut, banyak yang hancur. Mohon ya, Pak.”

DI SEBUAH tenda pengungsian yang berdiri di atas tanah becek, suara azan magrib menggema lirih di Aceh Tamiang. Di antara terpal oranye, kayu penyangga darurat, dan alas tikar tipis, ratusan keluarga mencoba menata hidup yang porak-poranda.

BACA JUGA...  Huntap Tanjung Seumantoh, Dari Luka Banjir Menuju Kepastian Hunian

Anak-anak bermain di genangan lumpur, sementara para ibu menanak nasi dengan kompor bantuan. Para ayah duduk memandangi sisa-sisa kampung yang berubah menjadi reruntuhan.

Bencana ekologis dan geometeorologi yang melanda Aceh Tamiang bukan hanya menghancurkan rumah dan infrastruktur, tetapi juga memutus rasa aman, martabat, dan kepastian hidup masyarakat.

Di tengah situasi itu, negara datang membawa kebijakan Dana Tunggu Hunian (DTH) dari BNPB; Rp1.800.000 per keluarga untuk masa tiga bulan.

Namun, alih-alih disambut sebagai solusi, kebijakan ini justru ditolak. Di tenda-tenda pengungsian, suara yang muncul bukan rasa syukur, melainkan kegelisahan kolektif; “Kami butuh hunian, bukan uang.”

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB