BANDA ACEH (MA) — Menjelang Pilkada Aceh 2024, Juru Bicara (Jubir) Laskar Panglima Nanggroe, Muhammad Kahlil Gibran, menyampaikan pernyataan terbuka yang ditujukan kepada Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA.
Dalam pernyataannya, Gibran menegaskan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh dan mendesak tindakan tegas untuk menertibkan fasilitas pemerintah yang diduga disalahgunakan oleh tim pendukung calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.
Gibran meminta Pj Gubernur untuk segera memerintahkan agar mobil dinas serta fasilitas pemerintah, termasuk kamar di SMK Lhong Raya dan BPSDM Lampineung, segera dibersihkan dari keberadaan orang-orang yang tidak berhak.
“Fasilitas negara harus steril dari tim sukses maupun pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Ini demi memastikan tidak ada potensi penyalahgunaan dalam kampanye Pilkada Aceh 2024,” tegas Gibran dalam pernyataannya.
Ia juga mengingatkan Safrizal ZA untuk mengambil langkah cepat dalam menertibkan ASN, Pamong Praja, PPPK, serta tenaga kontrak Pemprov Aceh agar tidak terlibat dalam politik praktis.
“Kami melihat potensi keterlibatan ASN dan pegawai pemerintah dalam mendukung pasangan calon, dan ini bertentangan dengan prinsip netralitas yang harus dijaga,”ujarnya.




