Landok Sampot adalah Tari Persembahan dari Aceh yang merupakan seni pertunjukan dari Kecamatan Kluet Tengah dan Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Landok Sampot bermakna sebagai tarian persembahan untuk para tamu ataupun orang-orang penting, yang dikemas dalam Upacara Adat.
TAK kenal, maka tak sayang….Begitu pepatah lama mengatakan.

Adalah, sebuah tarian tradisional yang memang belum banyak dikenal layaknya kesenian tradisional lainnya di Aceh. Sebut saja, Rapa’i Geleng dan Didong.
Bagi sebagian orang, memang sudah tahu dan sudah mengenal Landok Sampot, sebuah tarian tradisional yang hanya ada di sebuah gampong di pedalaman Aceh Selatan yaitu Gampong Laweswah kecamatan Kluet Timur (sebelum pemekaran nama kecamatannya Kluet Selatan-red).
Kehadirannya di arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 tahun 2023 di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh bukan untuk dipertandingkan, melainkan untuk eksebisi panggung.
Bukan kali ini saja Landok Sampot dihadirkan dalam even budaya sekelas Aceh ini, melainkan hampir pada setiap kali even PKA tetap hadir.
Bahkan kali ini, Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan c/q Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan menjadikan Landok Sampot sebagai tarian wajib tampil di PKA ke-8.
Tarian “perang” ini pun, didaulat Panitia untuk tampil perdana di Panggung Utama. Delapan artis (penari-red), dengan lincah memainkan gerakan kaki dan tangan, melompat dan memukul dengan bambu yang diraut.
Iringan musik yang terpadu dengan pukulan canang, gong dan tiupan seruling, seolah membawa penonton ke suasana “udik”, jauh dari keramaian kota. Ada kedamaian pada musiknya, walau kedengaran monoton irama dan lagunya. Tetapi tariannya tetap menggambarkan heroiknya sebuah perkelahian (peperangan-red).
Tidak hanya sekali tampil, tarian tradisional Landok Sampot sebagai seni yang memang asli tradisi, tetapi dalam PKA ke-8 di Taman Sri Ratu Safiatuddin Banda Aceh, 4-12 Nopember 2023, di tampilkan beberapa kali, termasuk di Pentas Anjungan Aceh Selatan.
Warisan Budaya Tak Benda
Halaman : 1 2 Selanjutnya















