Mahasiswa UIN Ar-Raniry: Pemimpin Aceh Dalam Bahaya!

Senin, 23 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (MA)- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Sulthan Alfaraby dan Aulia Fahmi, mengunjungi seorang wanita setengah baya yang bernama Da Bit (60) hidup sebatang kara yang terlantar dan terpaksa menumpang pada pos penjagaan di Gampong Kayee Kunyet, Blang Bintang Aceh Besar.

Wanita itu kini harus menginap di tempat tersebut seorang diri, karena tidak memiliki rumah lagi pasca dihantam bencana angin beberapa waktu lalu. Saat mendatangi lokasi wanita itu, kita memberikan sejumlah logistik. Mahasiswa UIN Ar-Raniry juga membenarkan kondisi wanita tersebut.

BACA JUGA...  Lantik Pejabat Baru, Plt Gubernur Ingatkan Soal Pemilu Dan Koordinasi

“Benar, lokasinya sangat memprihatinkan. Yang paling kami sesalkan adalah, beliau nenek yang bernama Da Bit dan berumur 60 tahun, hidupnya seorang diri dan terlantar tanpa tempat tinggal yang layak dan juga kurangnya perhatian dari pemerintah,” ujar Sulthan Alfaraby kepada media ini, Minggu 22 September 2019. 

Aulia Fahmi kemudian mengatakan, bahwa beliau telah berkomunikasi dengan salah satu pihak kampung setempat yang namanya tidak mau disebutkan, bahwa wanita tersebut kurang mendapat perhatian dari pemerintah dan sampai saat ini harapan bantuan hanya berasal dari relawan dan warga setempat.

BACA JUGA...  Pelepasan Calon Jamaah Haji di Lingkungan BPKA Tahun 2023

“Kami sudah konfirmasi kepada salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya dan berada di lokasi tempat tinggal nenek tersebut, bahwa beliau kurang mendapat perhatian dari pemerintah. selama ini, yang membantu memberikan makan hanya warga setempat dan terkadang juga ada bantuan dari para relawan yang membantu nenek tersebut,” ungkapnya.

Mereka berharap, Pemerintah Aceh Besar bisa ikut turun tangan dalam membantu rakyat yang membutuhkan pertolongan, jangan sampai kelalaian para pemimpin Aceh nantinya bisa menyeret mereka ke dalam dosa besar.

BACA JUGA...  Kadus Dipecat Tanpa SK Pengangkatan, Keuchik Gampong Peulanggahan Diduga Langgar Prosedur

“Ya kami berharap, Pemerintah Aceh Besar bisa segera membantu nenek ini, sangat miris kondisinya dan saya sangat menyesali jika pemerintah tidak turun tangan. Jangan sampai kelalaian para pemimpin di Aceh, membuat mereka dalam bahaya! dan juga menyeret mereka sendiri ke dalam dosa besar. Karena setiap kezaliman pemimpin terhadap rakyat, akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Apalagi Aceh yang dananya berlimpah, masih juga ditemukan kejadian yang menyedihkan seperti ini, para pemimpin Aceh jangan diam,” tutup Sulthan. (R)

Berita Terkait

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0
SPPG Malaka di Aceh Selatan di Hentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 
Satu Data, Sasaran Nyata
Teuku Adian Makmur Dilantik 
Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI
Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 
Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 
Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Teuku Adian Makmur Dilantik 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 

Berita Terbaru

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB

PEMERINTAHAN

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:58 WIB

RAGAM BERITA

Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:53 WIB

PERISTIWA

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:48 WIB

Saat penemuan rokok ilegal oleh pihak bea cukai di Simeulue.

HUKOM

Bea Cukai Temukan 1.384 Bungkus Rokok Ilegal

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:04 WIB