Pemkab Aceh Besar Gelar Bursa Inovasi Desa di Kuta Cot Glie

Selasa, 23 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (ADC)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG), menggelar Bursa Inovasi Desa (Gampong-red) yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kuta Cot Glie, Selasa 23 Juli 2019.

Kegiatan yang diikuti 250 orang peserta dari 32 Gampong se-Kecamatan Kuta Cot Glie, dibuka oleh Bupati Aceh Besar ditandai dengan penabuhan rapai yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Aceh Besar, M Ali S.Sos M.Si bersama Kadis DPMG Aceh Besar, Bahrul Jamil S.Sos M.Si serta unsur Muspika Kuta Cot Glie. 

Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setdakab M Ali SSos MSi mengatakan, Program Inovasi Desa (PID) diluncurkan sejak akhir 2017 oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, mampu melakukan terobosan dalam melucutkan percepatan dan efektivitas penggunaan dana ganpong. Dengan inovasi gampong ini, besar harapan dan manfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati Aceh Besar, inovasi gampong bertujuan untuk mendongkrak dan membangkitkan semangat dalam melakukan hal terkait pembangunan gampong. “Selain butuh kreatifitas seraya mengali potensi sumber daya manusia maupun alam, rasa optimis juga diperlukan untuk membangkitkan inovasi,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Kunjungi Bener Meriah, Pj Bupati: BAPANAS RI Siap Fasilitasi Bebagai Kebutuhan Petani Ke Kementan RI

Lanjutnya mengatakan, pelaksanaan program inovasi desa sudah masuk tahun ketiga (2019), untuk itu program ini harus mampu mendatangkan manfaat bagi masyarakat gampong. “Jadi program ini jangan hanya menjadi sebuah kegiatan formalitas belaka dan kita harus mampu mengevaluasi mulai tahun pertama, kedua dan ketiga, sehingga hasil evaluasi menjadi bahan rujukan bagi program inovasi gampong tahun berikutnya,” tegas Mawardi Ali.

Selain itu, ia juga mengharapkan, para pelaku teknis di setiap kecamatan, agar dapat melakukan langkah-langkah sinergisitas program dalam hal perencanaan dan harus menjadi komitmen bersama. “Sehingga kualitas perencanaan dapat lebih baik dan menyentuh langsung kepada masyarakat, terutama dalam hal pemanfaatan SDA secara maksimal untuk peningkatan kemakmuran masyarakat gampong,” harap Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, dalam sambutan tertulisnya.

Sementara itu, Koordinator P3MD PID Provinsi Aceh Zulfahmi Hasan mengatakan, program Inovasi Desa lahir karena hasil evaluasi terhadap pemanfaatan dana desa yang dilakukan oleh pemerintah pusat adalah masih sangat monoton, sehingga pemerintah perlu mendorong agar pemanfaatan dana desa harus lebih bermanfaat untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta mewujudkan kemandirian desa itu sendiri.

BACA JUGA...  Ketua DPR Aceh Serahkan Hasil Paripurna Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih ke Kemendagri 

“Tujuan Bursa Inovasi Desa (BID) adalah, sebagai ajang sosialisasi berbagai dokumen pembelajaran inovatif yang telah berhasil di tempat lain untuk dapat dipilih oleh perwakilan desa yang hadir dan dituangkan dalam kartu komitmen yang akan dibahas pada Musrenbangdes untuk direplikasi sehingga masuk kedalam APBG tahun 2020,” ujarnya.

Menurutnya, ada tiga bidang dokumen pembelajaran yang ditampilkan dan didorong untuk dikomitmenkan oleh gampong, meliputi bidang pengembangan ekonomi lokal, bidang peningkatan SDM gampong, dan bidang infrastruktur berkualitas. “Pelaksanaan BID di Kuta Cot Glie, merupakan yang perdana dari 289 Kecamatan di Aceh tahun 2019,” pungkas Zulfahmi Hasan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Bursa Inovasi Kabupaten Aceh Besar Tahun 2019 yang juga Kadis DPMG Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi, dalam laporannya menyebutkan, peserta kegiatan itu terdiri 250 orang terdiri dari para Keuchiek, Sekretaris gampong, Tuha peut gampong, Ketua pemuda, unsur pemuda dan dunia usaha.

BACA JUGA...  Pj Bupati Aceh Selatan: Butuh Kerja Besar untuk Menormalisasi Trumon Raya

Menurut Bahrul Jamil, Bursa Inovasi Desa tersebut dimaksudkan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah gampong terhadap pilihan solusi untuk penyelesaian masalah dan inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan gampong dalam rangka pengunaan dana gampong yang lebih efektif dan inovatif.

Selain Bursa Inovasi Desa yang digelar Kecamatan Kuta Cotglie, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Aceh Besar juga akan melaksanakan kegiatan serupa nantinya Kecamatan Ingin Jaya dan Leupung pada tanggal 27 Juli 2019, Montasik 28 Juli 2019. Mesjid Raya, Baitussalam, Darussalam, Kuta Baro dan Darul Kamal 29 Juli 2019.

“Sedangkan untuk Kecamatan Kuta Malaka, Seulimuem dan Lhoong 30 Juli 2019, serta Kecamatan Indrapuri dan Pulo Aceh pada tanggal 31 Juli 2019,” tutup Bahrul Jamil. (Rel)

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB