Pj Bupati Aceh Selatan: Butuh Kerja Besar untuk Menormalisasi Trumon Raya

Jumat, 15 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta rapat evaluasi penanganan banjir sedang serius mendengarkan arahan Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma di Kantor Camat Trumon Tengah, Kamis, (14/12).(foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Peserta rapat evaluasi penanganan banjir sedang serius mendengarkan arahan Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma di Kantor Camat Trumon Tengah, Kamis, (14/12).(foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Memulihkan kondisi sosial dan ekonomi warga Trumon yang didera bencana, membutuhkan waktu yang cukup lama.

Pasalnya, dampak bencana yang terjadi tiga pekan lalu, cukup parah. Pemukiman warga hancur dan porak-poranda, sehingga untuk menormalisasi nya butuh waktu yang lama.

Pj Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma yang memimpin rapat evaluasi penanganan banjir dan tanah longsor di Kantor Camat Trumon Tengah yang juga Posko Induk, Kamis, (14/12), berharap
agar penanganan bencana dapat berjalan sesuai rencana.

BACA JUGA...  Gubernur Aceh Jadwalkan Pertemuan dengan Anggota DPR dan DPD RI Bahas Sengketa Pulau dan Revisi UUPA

Setelah mendapatkan pemaparan beberapa SKPK terkait, penanganan banjir bandang dan banjir luapan Lae Soraya telah dilakukan secara maksimal termasuk bantuan dari pihak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Aceh Selatan.

“Namun demikian Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus  melakukan perampungan dan penyelesaian terhadap 5 penanganan prioritas yang sebelumnya telah ditetapkan sesuai dengan data yang diterima,” kata Cut Syazalisma.

BACA JUGA...  Polres Aceh Utara Gelar Upacara Naik Pangkat 36 Personel 

Di tengah upaya perbaikan keadaan di Trumon Tengah,  Cut Syazalisma menjelaskan,  penanganan bencana alam di Trumon bukan semata-mata tanggung jawab BPBD Aceh Selatan.

Akan tetapi, katanya, menjadi tanggung jawab semua elemen pemerintahan dan, BPBD merupakan wadah pelaksanaan penanggulangannya.

Berita Terkait

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 
Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan
Puncak Milad Samudera Pasai ke-800, Apache13 Siap Semarakkan Malam Penutupan
Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 
Dihadapan Plt Sekda Aceh, Mahasiswi USK  Sampaikan Kritik dan Masukan
Penegerian Poltas Didukung Tomas, Bupati Mirwan: Ini Prioritas Utama

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:50 WIB

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Turun ke Lokasi PLTA Peusangan, Haili Yoga: Jangan Ada yang Merasa Dirugikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:40 WIB

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 08:05 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Anak Yatim Tersenyum di Aceh Utara 

Berita Terbaru

FEATURE

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:56 WIB

Anggota DPRK Asel Mistan Aulia (kanan) meninjau Irigasi Paya Dapur Kluet Timur bersama tim BPBD setempat, Jumat, (11/9/2026).(Poto/media eh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:50 WIB

RAGAM BERITA

Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:42 WIB

OPINI

Dari Ruang Curhat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 09:38 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Mengakar pada Sejarah, Bertumbuh untuk Masa Depan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:52 WIB