Azhar Abdurrahman: Tragedi 2T APBA 2019 adalah Kejahatan Kemanusiaan

Jumat, 19 Juli 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (ADC)- ‘Tragedi’ istilah itulah yang yang pantas disebutkan dengan kemungkinan adanya anggaran sebesar Rp2 triliun dana APBA 2019 yang tidak bisa direalisasikan dalam tahun ini, hal itu merupakan kejahatan kemanusiaan yang terstruktur dengan dalih aturan.

“Kasus 2T ini, adalah kasus kejahatan kemanusian di Aceh yang ke dua kali. Sebelumnya, ego eksekutif dengan Pergub APBA 2018. Sekarang pada 2019, setelah hadirnya i’tikat baik pihak legislatif (DPRA) untuk mendukung kelancaran pengesahan APBA 2019 tepat waktu, ternyata di tikung di ujung masa jabatan akhir kawan kawan DPRA,” ungkap anggota DPRA terpilih Ir H Azhar Abdurrahman, melalui siaran pers kepada Media mediaaceh.co.id, Jum’at 19 Juli 2019.

BACA JUGA...  Pendaftaran Caketum BM PAN Dibuka 19 April, Panitia Tegaskan Disiplin Waktu

Menurut Mantan Bupati Aceh Jaya 2 Periode ini, kejadian ini menyebabkan DPRA sekarang tidak dapat memamfaatkan penyaluran bantuan ke masyarakat dengan dalih ketentuan dan peraturan yang menjadi kendala.

“Kejahatan ini yang tengah dipertontonkan oleh jajaran birokrasi di Aceh,” sebutnya.

Menurut Azhar, rakyat Aceh jangan tinggal diam, rakyat yang kini sedang menunggu berbagai bantuan tetapi telah di sandera oleh eksecutive.

BACA JUGA...  KPK Gelar Gratifikasi Talk Ajak UPG Instansi Daftar Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi

“Saya secara pribadi mengecam tindakan kejahatan kemanusian di Aceh yang kini tengah terjadi,” tegas Azhar.

Selain itu, Azhar juga mengatakan, salah satu hal yang menjadi penyebab terjadi nya kasus 2 T itu, karena penyakit yang ada di dalam tubuh birokrasi di Aceh.

“Kalau penyaket “ku”eh” ada dalam hati Birokrasi, selalu alasan peraturan yang menjadi kendala,” tutup Azhar Adurrahman. (Ahmad Fadil/Rel)

BACA JUGA...  Jamil Ansari Terpilih Jadi Ketua PB Aceh Gantikan Nasaruddin

Berita Terkait

SPS Aceh Bersama Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa
Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 
Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02 WIB

SPS Aceh Bersama Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Firdaus: Kita Harus Kolaborasi 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

SPS Aceh Bersama Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:02 WIB

PEMERINTAHAN

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB