DPRK Langkat Kunker ke Aceh Besar

Jumat, 24 Mei 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi menyerahkan cenderamata kepada Sekdakab Langkat, dr H Indra Salahuddin MKes MM di ruang pertemuan DPRK Aceh Besar, Kamis, 23 Mei 2019. Foto : Humas Sekdakab Aceh Besar.

Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi menyerahkan cenderamata kepada Sekdakab Langkat, dr H Indra Salahuddin MKes MM di ruang pertemuan DPRK Aceh Besar, Kamis, 23 Mei 2019. Foto : Humas Sekdakab Aceh Besar.

Kota Jantho (ADC) Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, yang tergabung dalam Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 23 Mei 2019.

Ikut serta dalam pertemuan yang berlangsung di ruang pertemuan DPRK Aceh Besar di Kota Jantho tersebut, Sekdakab Langkat dr H Indra Salahuddin MKes MM. Sedangkan dari Aceh Besar, hadir Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MS, Asisten I Pemkab Aceh Besar Abdullah SSos, Kabag Hukum Setdakab Joni Marwan SH MSi MH, serta anggota DPRK Aceh Besar Nasruddin M Daud.

BACA JUGA...  FoSSEI Sumbagut Ajak Pemuda Aceh Berhenti dari Judi Online

Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi menjelaskan secara singkat berbagai potensi dan potret pembangunan yang telah dilakukan selama ini. Menurutnya, saat ini kabupaten tersebut berpenduduk 390.000 jiwa dengan memiliki 604 gampong serta 23 kecamatan. Pada masa lalu, dari Aceh Besar pula lahir sejumlah pahlawan terkenal seperti Cut Nyak Dhien, Laksamana Malahayati, Tgk Chik Ditiro, Tgk Panglima Polem, T Nyak Arief, dan para pahlawan lainnya.

BACA JUGA...  Aneh, Katanya Diusung PA, Kok Bupati Ruslan Lamar Ke Demokrat, Ada Apa?

Selain itu, ungkap Iskandar, saat musibah gempa dan tsunami dahsyat menerjang Provinsi Aceh di pengujung tahun 2004, Aceh Besar merupakan salah satu wilayah paling dahsyat terdampak bencana. Sedikitnya, 100.000 jiwa penduduk yang tersebar pada 8 kecamatan di Aceh Besar hilang dan meninggal dunia. Namun, secara berangsur-angsur, kini pembangunan telah bangkit dan aktivitas ekonomi masyarakat normal. “Sektor pertanian dan perikanan merupakan andalan pembangunan di Aceh Besar,” terangnya.

BACA JUGA...  Bacalon Bupati Bireuen Mukhlis Takabeya Bersilaturahmi dengan Petinggi PAS Aceh

Berita Terkait

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026
Percakapan di X Terkait Pilpres 2029
Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Ketua Fraksi NasDem Novi Rosmita  Diduga Terlibat Aktif MBG, Partai Harus Bersikap
Sahabat Presisi Ingatkan Risiko Politisasi di Balik Isu Pergantian Kapolri
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Aceh Tengah Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Percakapan di X Terkait Pilpres 2029

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Tasyakuran HUT ke-28 PAN, Aminullah Usman Tegaskan Komitmen ‘Bantu Rakyat’

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:17 WIB

PERISTIWA

Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:07 WIB

RAGAM BERITA

HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:09 WIB