163 KK Terima Huntara di Lubuk Sidup

Ia juga mengimbau para penerima manfaat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah disediakan, serta memperkuat semangat gotong royong di lingkungan hunian sementara.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga seluruh proses pemulihan selesai, termasuk pembangunan hunian tetap di lokasi yang telah disiapkan

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faisal, menyatakan bahwa peresmian huntara tersebut merupakan simbol komitmen pemerintah dalam penanganan pascabencana yang cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

BACA JUGA...  Iqbal Gerindra Desak Pemerintah dan APH Tindak Tegas Mafia Tambang dan Perampasan Tanah Adat di Aceh

Ia menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara telah mengacu pada standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

Bahkan, Aceh Tamiang saat ini telah masuk dalam program kerja prioritas nasional, sehingga proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Staf Khusus Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Irjen Pol Arif Rahman, menambahkan bahwa keberadaan huntara merupakan hasil dari harapan dan doa masyarakat yang diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

BACA JUGA...  Ada Dugaan Galian C Ilegal di Aceh Besar

Di tingkat lokal, Datuk Penghulu Kampung Lubuk Sidup, Ibrahim, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah sejak awal bencana hingga proses pemulihan yang masih berlangsung.