Yuk, Ikut Kajian Muslimah Bersama Ummi Mulia

Banda Aceh (MA)- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh menggelar Kajian Muslimah bertajuk Menjadi Perempuan Satu-satunya pada Minggu, 9 Februari 2020, pukul 08:45 WIB sampai selesai di Masjid Baiturrahmah, Gampong Keuramat, Kuta Alam, Banda Aceh.

Kajian yang diisi oleh Penggagas Gerakan Ibu Mengajar Ummi Kurniasari Mulia ini terbuka untuk umum tapi khusus perempuan.

Sosok yang akrab disapa Ummi Mulia sudah sering mengisi seminar parenting dan pranikah. Bersama suaminya, Ibrahim, ia juga mengampanyekan Pendidikan Menjelang Baligh. 

Selain itu, ia juga konsultan pendidikan di Sekolah Nurul Ihsan, SDIT Permata dan Yayasan Putri Alifaah di Medan, pengelola Rumah Tahfidz Mukim As Salim dan anggota pendiri komunitas film Movie Maker Muslim Medan serta Ketua Muslimah Center, Yayasan Muslimah Indonesia.

BACA JUGA...  Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Dipenuhi Jemaah Shalat Tarawih

Head of Marketing ACT Aceh Lisdayanti menuturkan, pelaksanaan kajian yang diisi Ummi Mulia tersebut menjadi wadah diskusi bagi kaum hawa berkenaan parenting. Para peserta akan mendapatkan materi bagaimana menjadi perempuan yang mampu maksimal menjalankan tanggung jawabnya kepada keluarga.

“Sosok ibu dalam keluarga ini memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Dari ibu, seorang anak mendapat perlakuan kasih sayang dan dari ayah yaitu ketegasan,” ungkap Lisdayanti dalam siaran persnya kepada media ini, Selasa 4 Februari 2020.

BACA JUGA...  Kapolres Aceh Utara Memimpin HUT Bhayangkara Ke 73

Ia memaparkan, bahwa keluarga merupakan tempat belajar utama bagi seorang anak. Karenanya seorang ibu perlu mengambil peran sebagai guru dan contoh teladan bagi anak. Sebagai sosok istri, seorang perempuan memiliki peran besar pula mendampingi dan mendukung kesuksesan karier suaminya.

Melalui kajian muslimah, peserta diajak berdiskusi sehingga lebih mampu berperan sebagai seorang ibu maupun istri dalam sebuah keluarga. Sementara bagi yang belum menikah tentunya dapat mengambil pelajaran sebagai bekal menjadi seorang ibu sekaligus istri kelak.

BACA JUGA...  Komunitas Pijay Gleeh Bersih-Bersih di Kecamatan Ulim

“Bagi para peserta silahkan menyiapkan infak terbaiknya untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Komunitas lainnya yang ikut terlibat dalam pelaksanaan kajian muslimah ini, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), Bakso Abunawas, Sekolah Perempuan Mahabbah, Yayasan Muslimah Indonesia, Komunitas Ibu Mengajar, Yayasan Muslimah Indonesia, dan Gerakan Ibu Mengajar.

Untuk informasi terkait kajian tersebut dapat menghubungi nomor 082283269008 atau melalui akun instagram @act_aceh. (R)