YSLI Lepasliarkan 1222 Ekor Tukik ke Laut Lepas

YSLI Lepasliarkan 1222 Ekor Tukik ke Laut Lepas. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Awelatam].

Menurutnya, Tukik Tuntong Laut yang berhasil ditetaskan tersebut seluruhnya merupakan hasil penyerahan dari warga Pusung kapal dan sekitarnya pada periode September 2024 hingga April 2025.

“Periode ini, hasil penetasan dan jumlah sarang hingga telur yang berhasil di serahkan lebih banyak dari periode tahun lalu. Ini membuktikan populasi Tuntong Laut di pesisir Seruway mengalami peningkatan setiap tahunnya,” jelasnya.

BACA JUGA...  Menanti Kiamat Ekologi: Mengapa Banjir Bandang Aceh Tamiang akan Jauh Lebih Dahsyat di Masa Depan?

Kecuali itu, ujar Joko; sejak dilakukan upaya konservasi Tuntong Laut tahun 2012 lalu sampai saat ini, YSLI sudah berhasil melepasliarkan sebanyak 6.610 ekor anakan Tuntong Laut ke alam liar.

“Jika dilihat dari jumlah yang sudah kita lepaskan, dapat disimpulkan bahwa populasi Tuntong Laut di pesisir Aceh Tamiang dapat bertahan dari kepunahan di alam,” ujar Joko.

BACA JUGA...  Karang Taruna Pimpinan Joko Sudirman Ilegal

Terkait pendampingan kelompok, pihak yayasan sejak tahun 2017 hingga saat ini terus dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas kelompok hingga pengembangan potensi-potensi yang ada baik di internal maupun eksternal kelompok.

Sambungnya, Yayasan telah mendorong kelompok untuk mendapatkan pengakuan pengelolaan dari pemerintah.

Dan pada tahun 2023 kelompok Sadar Wisata Pusung kapal menerima SK dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi Kelompok Perhutanan Sosial Hutan Kemasyarakatan (PS HKm) dengan luasan hak pengelolaan sekitar 363 hektare di hutan mangrove Ujung Tamiang.