YARA Ultimatum Plt Gubernur Serius Bangun KEK ARUN

Selasa, 8 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon, ( AD ) – Kepala Perwakilan YARA Aceh Utara, Iskandar, mengultimatum Plt Gubernur, Nova Iriansyah agar serius membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun yang telah di tetapkan sejak 2017 dengan PP No 5 tahun 2017 dan sampai saat ini belum ada tanda tanda pembangunannya.

“kami ingatkan Plt Gubernur agar fokus dan serius dalam membangun Aceh, Pemerintah Aceh jangan nafsu besar tenaga kurang, selalu bernafsu meminta berbagai hal kepada Pemerintah Pusat, ketika di berikan tidak sanggup mengelolanya,” ujar ketua YARA Aceh Utara,Selasa ( 7/10).

Menurut Iskandar, masyarakat di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe saat tahun 2017 sudah sangat berharap jika pembangunan KEK Arun akan berjalan dengan cepat, karena banyaknya perusahaan BUMN yang telah beroprasi di Kawasan KEK Arun dan juga di topang dengan telah adanya infrastruktur yang cukup lengkap seperti Pelabuhan, Jalan utama, listrik, gas, air bersih dan pelabuhan.

BACA JUGA...  Warga Kluet Timur Keluhkan Kondisi Jalan, Perlu Perbaikan

“Pembangunan ini tentu akan banyak tenaga kerja yang tertampung, angka kemiskinan akan menurun, ekonomi kecil di sekitarnya juga akan bergerak dan tentu saja ini akan menekan angka kriminalitas dampak dari kesejahteraan masyarakat di sekitar KEK Arun, namun sampai saat ini harapan masyarakat hanya tinggal angan saja,” bebernya.

Harapan besar masyarakat Aceh terhadap pembangunan KEK Arun sekarang seperti pungguk merindukan bulan. Terang Iskandar

padahal menurut Iskandar, antusias masyarakat menyambut pembangunan KEK Arun sangat besar, karena dengan adanya infrastruktur pendukang yang telah ada seperti Pelabuhan, Jalan utama, listrik, gas, air bersih, pelabuhan,dan perusahaan BUMN yang beroprasi di kawasan KEK, tentu tidak terlalu lama untuk membangun kawasan KEK menjadi pusat industri di Aceh sehingga dapat menampung banyak tenaga kerja, menekan angka kemiskinan yang tinggi di Aceh dan juga berdampak pada turunnya angka kriminalitas karena masyarakatnya sejahtera.

BACA JUGA...  Azhar Dukung Pemakaian Baju Khas Aceh Singkil

YARA Aceh Utara mengingatkan Plt Gubernur bahwa Kawasan KEK Arun ini sesuai dengan PP Nomor 5 tahun 2017 di beri waktu paling lama tiga tahun harus sudah mulai beroprasi, jika tidak, maka Dewan Nasional KEK dapat saja mengusulkan untuk mencabut status kawasan KEK Arun, untuk itu butuh keseriusan dan rasa tanggung jawab Plt Gubernur untuk segera mengoprasionalkan KEK Arun, sehingga slogan Aceh Hebat bukan hanya sekejar jargon saat Pilkada.

“Plt Gubernur jangan bersantai untuk mengoprasionalkan KEK Arun, PP No 5/2017 memberikan watu tiga tahun kepada Kawasan untuk segera beroperasi,” bebernya lagi.

BACA JUGA...  Yuk ke Pekan Raya Cahaya Aceh, Ada Pameran Ekonomi Kreatif

jika tidak, Dewan Nasional dapat saja mengusulkan untuk mencabut status KEK tersebut, ini butuh keseriusan dan rasa tanggung jawab Plt Gubernur selaku komandan dalam memajukan KEK Arun. Imbuhnya Ketua YARA Aceh Utara.

” jika KEK Arun masih seperti ini, maka jangan lagi pakai slogan Aceh Hebat, karena hanya untuk membangun kawasan KEK Arun saja yang telah lengkap infrastrukturnya tidak jalan, apalagi bicara untuk membangun menuju Aceh Hebat dan jika dalam waktu dua bulan kedepan juga tidak ada pergerakan pembangunan maka kami minta agar slogan Aceh Hebat tidak perlu lagi di gaungkan karena hanya menjadi jargon politik saja saat Pilkada.” Tutup Iskandar. ( 021 ).

Berita Terkait

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

DPR Setujui RUU Reforma Agraria

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:53 WIB