Yuk ke Pekan Raya Cahaya Aceh, Ada Pameran Ekonomi Kreatif

Kamis, 24 Februari 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Grup yang akan tampil di Pekan Raya Cahaya Aceh.

Grup yang akan tampil di Pekan Raya Cahaya Aceh.

Banda Aceh, (MA) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, akan menggelar Pekan Raya Cahaya Aceh pada 26-27 Februari 2022 di Hotel Amel Convention Hall, Kota Banda Aceh.

Acara bertajuk “Seight Worth Seeing” ini bertujuan untuk mengangkat potensi pariwisata dari sektor ekonomi kreatif Aceh.

Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin mengatakan, melalui program tersebut, pemerintah mengajak masyarakat untuk datang dan mendapatkan berbagai produk karya aneuk nanggroe (anak negeri), di antaranya produk kriya, fesyen, ragam kuliner, serta penampilan berbagai atraksi budaya Aceh.

BACA JUGA...  Disbudpar Aceh Gelar Pameran Seni Rupa di Yogyakarta, Catat Tanggal dan Lokasi

“Pameran ini sebagai upaya untuk meningkatkan dan memulihkan kembali perekonomian lokal, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Jamaluddin.

Saat ini, kata Jamaluddin, pemerintah bekerja sama dengan seluruh stakeholder dan industri pariwisata Aceh telah memaksimalkan standar kesehatan dan keamanan bagi wisatawan.

“Tujuannya agar masyarakat dapat berwisata dengan aman dan nyaman, sehingga mampu meningkatkan kembali perekonomian lokal melalui sektor pariwisata,” ujarnya.

BACA JUGA...  Disbudpar Aceh Sajikan Pekan Budaya dan Tradisi Barsela di Subulussalam, Catat Tanggalnya!

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Teuku Hendra Faisal menambahkan, kegiatan ini diikuti beberapa sektor industri kreatif di 23 kabupaten/kota di Aceh.

“Ekonomi kreatif binaan Dekranasda kabupaten kota juga ikut berpartisipasi. Semua produk yang dipamerkan nanti sangat erat kaitannya dengan pengembangan pariwisata Aceh,” ungkapnya.

Pekan Raya Cahaya Aceh merupakan pameran atau promosi dari sejumlah sektor ekonomi kreatif, seperti fesyen, kuliner, seni pertunjukan, seni rupa, dan kriya.

BACA JUGA...  RSUD-YA Tapaktuan Alami Krisis Obat, Efisiensi yang Korbankan Pasien

Untuk menambah semarak, kegiatan ini menyediakan doorprize dengan total hadiah Rp 10 juta, bagi daerah yang menampilkan ekonomi kreatif, serta desain booth terbaik.

Nantinya, kegiatan ini bakal menerapkan protokol kesehatan yang ketat berbasis Clean, Health, Safety, and Environment (CHSE), termasuk membatasi waktu pengunjung. [R]

Berita Terkait

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB