Wow China Basmi Nyamuk Dengan Nuklir

Selasa, 24 Agustus 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wow China Basmi Nyamuk Dengan Nuklir

Media aceh – (Dunia), Para peneliti terkemuka China menemukan teknologi nuklir dalam mengendalikan wabah penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk

Menurut media setempat, Pimpinan tim penelitian menyatakan bahwa hanya dengan menggunakan teknologi biologi modern ini sangat membasmi nyamuk-nyamuk spesifik di wilayah China daratan sekaligus mengontrol penularan penyakit.

Teknologi radiasi nuklir yang digunakan untuk menghancurkan sistem reproduksi nyamuk jantan. Menurut para peneliti menemukan nyamuk-nyamuk jantan yang terkena radiasi akan kawin dengan nyamuk betina liar tanpa menghasilkan keturunan.

BACA JUGA...  Cegah Berbagai Penyakit Babinsa dan Dinkes Kota Sabang Lakukan Gotong-Royong

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyambut positif hasil penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian Teknologi Nuklir dan Pusat Pengembangan Energi Atom China (CAEA) bersama Sun Yat Sen University pada 2020 itu, menurut Media lokal di China.

Dalam penerapan teknologi nuklir hijau, teknik sterilisasi nyamuk sangat efektif dan tahan lama dan tanpa menimbulkan polusi kimia yang membahayakan hewan lain atau resistensi obat pada nyamuk, menurut penejelasan Direktur CAEA Wu Zhongdao seperti dikutip Shenzhen Special Zone Daily.

BACA JUGA...  Pekan Raya Cahaya Aceh, Momen Kebangkitan Pelaku Ekraf

Menurut Wu penemuan itu merupakan satu-satunya teknologi biologi modern yang sangat ampuh membasmi nyamuk tertentu di suatu wilayah sekaligus mengendalikan penularan penyakit.

Dan menurut perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyakit yang dibawa nyamuk telah membunuh 700.000 orang di dunia setiap tahun.

“Afrika Selatan menjadi negara paling tinggi terkena serangan wabah malaria yang telah merenggut banyak nyawa”.

Selain CAEA disisi lain Sun Yat Sen University juga mendirikan “laboratorium nyamuk” untuk memproduksi sterilisasi nyamuk secara massal.

BACA JUGA...  RSUD Kota Sabang Bocor Berat, Siapa Yang Disalahkan

Dengan kemampuan sterilisasi 40 hingga 50 juta ekor nyamuk per pekan, China diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengendalikan penyakit yang dibawa oleh nyamuk ke negara-negara berkembang.

Menurut media setempat Kampus yang berada di Guangzhou tersebut juga berencana mendirikan tiga sampai empat laboratorium anti nyamuk di wilayah Guangdong-Hong Kong-Makau dan mendirikan pusat pelatihan di luar negeri.

Berita Terkait

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut
Kelas Berdaya, Mengenalkan Mitigasi Bencana Kepada Siswa SLBN
Ada Apa dengan Taman Budaya Sabang? BPJS Kesehatan Dipertanyakan
Korem 011 Semarakkan HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:37 WIB

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Apel Kebangsaan di Bener Meriah; Merawat Persatuan dari Tanoh Gayo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB