Wow China Basmi Nyamuk Dengan Nuklir

  • Bagikan

 34 total views,  2 views today

Wow China Basmi Nyamuk Dengan Nuklir

Media aceh – (Dunia), Para peneliti terkemuka China menemukan teknologi nuklir dalam mengendalikan wabah penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk

Menurut media setempat, Pimpinan tim penelitian menyatakan bahwa hanya dengan menggunakan teknologi biologi modern ini sangat membasmi nyamuk-nyamuk spesifik di wilayah China daratan sekaligus mengontrol penularan penyakit.

Teknologi radiasi nuklir yang digunakan untuk menghancurkan sistem reproduksi nyamuk jantan. Menurut para peneliti menemukan nyamuk-nyamuk jantan yang terkena radiasi akan kawin dengan nyamuk betina liar tanpa menghasilkan keturunan.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyambut positif hasil penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian Teknologi Nuklir dan Pusat Pengembangan Energi Atom China (CAEA) bersama Sun Yat Sen University pada 2020 itu, menurut Media lokal di China.

Dalam penerapan teknologi nuklir hijau, teknik sterilisasi nyamuk sangat efektif dan tahan lama dan tanpa menimbulkan polusi kimia yang membahayakan hewan lain atau resistensi obat pada nyamuk, menurut penejelasan Direktur CAEA Wu Zhongdao seperti dikutip Shenzhen Special Zone Daily.

Menurut Wu penemuan itu merupakan satu-satunya teknologi biologi modern yang sangat ampuh membasmi nyamuk tertentu di suatu wilayah sekaligus mengendalikan penularan penyakit.

Dan menurut perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyakit yang dibawa nyamuk telah membunuh 700.000 orang di dunia setiap tahun.

“Afrika Selatan menjadi negara paling tinggi terkena serangan wabah malaria yang telah merenggut banyak nyawa”.

Selain CAEA disisi lain Sun Yat Sen University juga mendirikan “laboratorium nyamuk” untuk memproduksi sterilisasi nyamuk secara massal.

Dengan kemampuan sterilisasi 40 hingga 50 juta ekor nyamuk per pekan, China diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengendalikan penyakit yang dibawa oleh nyamuk ke negara-negara berkembang.

Menurut media setempat Kampus yang berada di Guangzhou tersebut juga berencana mendirikan tiga sampai empat laboratorium anti nyamuk di wilayah Guangdong-Hong Kong-Makau dan mendirikan pusat pelatihan di luar negeri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...