Wartawan Terdampak Banjir, Ketua PWI Aceh Serukan Galang Dana
BANDA ACEH (MA) – Banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang yang merendam 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Sedikitnya baru terdata ada 26 wartawan Media Cetak, Elektronik, Televisi dan Online yang terdampak, rumah tempat tinggal mereka terendam air setinggi 1,5 meter.
Banyaknya wartawan yang terdampak banjir, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin menyerukan Ketua PWI se-Kabupaten – Kota dalam wilayah tugas provinsi Aceh untuk melakukan penggalangan dana tanggap darurat.
Seruan itu erat kaitannya dengan banjir di sejumlah wilayah Aceh sejak beberapa hari terakhir telah memunculkan penderitaan ribuan kepala keluarga termasuk di dalamnya wartawan lintas organisasi pers maupun media.
Laporan sementara hingga Jumat 4 November 2022 yang dihimpun Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh mencatat tidak kurang 26 wartawan di Aceh Tamiang menjadi korban banjir.
“Jumlah pastinya masih terus kita update, termasuk di Kota Langsa yang menurut kabar ada juga wartawan yang jadi korban,” kata Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin didampingi Koordinator PWI Aceh Wilayah 1, Sayuti Achmad.
Salah seorang Pengurus PWI Aceh asal Aceh Tamiang, Saiful Alam melaporkan, dirinya bersama puluhan wartawan lainnya menjadi korban akibat dahsyatnya banjir kali ini.




