Vaksin Itu Program Pemerintah, Jangan Dipolitisasi
Sabang (MA) – Terkait Surat Wali Kota Sabang Nomor 4040/6373 Tentang Persyaratan Sertifikat Vaksin Covid-19 Bagi Pelaku Perjalanan Dari/Ke Kota Sabang, di gundahkan oleh pernyataan masyarakat dinilai telah menentang program pemerintah untuk menyelamatkan bangsa dari virus Corona.
Surat Wali Kota Sabang yang dikeluarkan pada tanggal 23 September 2021, diberikan kepada pengelola transportasi antar pulau Sabang Banda Aceh, seperti PT. Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero), PT. Sakti Inti Makmur Cabang Banda Aceh Pimpinan Cabang PT. Putra Maju Global Indonesia, Para Camat Se-Kota Sabang dan Para Keuchik (Kades) di Kota Sabang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sabang Drs Zakaria, MM dikonfirmasi mediaaceh.co.id terkait Surat Wali Kota Nomor 4040/6373 Tentang Persyaratan Sertifikat Vaksin Covid-19 Bagi Pelaku Perjalanan dari atau ke Kota Sabang, Drs Zakaria, MM menegaskan seluruh dunia kini sedang menghadapi persoalan besar untuk menyelamatkan bangsanya masing-masing.
Maka, untuk menghadapi wabah mematikan itu kini tidak terkecuali harus menjadi tanggung jawab kita semua untuk menekankan penyebaran Covid-19, dalam rangka menyelamatkan bangsa dari penyebaran virus yang telah mengguncangkan dunia.
“Program vaksin ini adalah program pemerintah maka, tidak perlu menyalahkan karena menjadi tugas kita semua untuk menetralisirnya dan memberi pemahaman kepada masyarakat secara bijaksana, bukan menyalahkan pemerintah,” tegas Sekda Zakaria, Senin (27/09/2021).
Zakaria menambahkan, masyarakat Sabang sendiri tidak masalah dengan keluarnya surat Nomor 4040/6373, karena masyarakat sudah sadar bahwa pemerintah untuk menyelamatkan bangsa dari virus Vaksin Covid-19. Seharusnya, kita semua bijak dalam menanggapi kondisi yang terjadi selama ini menghadapi pandemi.
“Hanya orang tertentu saja yang menyatakan Surat Wali Kota itu berbahaya tetapi masyarakat pada umumnya tenang-tenang saja, buktinya sampai dengan hari ini Vaksinasi tetap berjalan sesuai dengan Schedule. Artinya, masyarakat Sabang menerima program pemerintah ini,” ungkap Zakaria.
Menurut Zakaria, tanggapan berbahaya terhadap Surat Wali Kota tentang antisipasi Covid-19, itu hanya tanggapan orang tertentu saja yang mau cari panggung dalam mencari perhatian orang banyak, akan tetapi yang bersangkutan tidak menyadari bahwa apa yang dilakukan Wali Kota Sabang merupakan tindak lanjut program pemerintah.
“Mari kita sama-sama mengedukasi masyarakat dengan cerdas dan tidak terprovokasi kearah yang kurang baik dalam mengendalikan Pandemi di daerah kita ini, sehingga masyarakat tidak membingungkan atas kepentingan politik orang-orang tertentunya,” pungkasnya. (Jalaluddin Zky).




